KONTAN.CO.ID - Para pembalap Formula 1 (F1) akan kembali berlaga setelah libur cukup panjang selama April. Sirkuit Miami International Autodrome di Amerika Serikat akan jadi arena selanjutnya.
Balapan Formula 1 di Sirkuit Miami akan menghadirkan tantangan unik bagi tim dan pembalap.
Karakter lintasan yang memadukan banyak tikungan teknis dan trek lurus panjang membuat strategi ban menjadi salah satu faktor kunci dalam menentukan hasil akhir.
Menurut pemasok ban resmi, Pirelli, tim akan menggunakan tiga kompon paling lunak dalam rangkaian ban mereka, yakni C3, C4, dan C5.
Pilihan ini dinilai paling sesuai untuk menghadapi karakteristik Miami International Autodrome yang memiliki 19 tikungan dan tiga lintasan lurus panjang.
Baca Juga: Resmi! Laga Pra-Musim Chelsea vs AC Milan di Jakarta pada 8 Agustus 2026
Karakter Sirkuit dan Performa Ban di GP Miami
Mengutip laporan resmi FIA melalui formula1.com, permukaan aspal di sirkuit ini telah diperbarui pada 2023.
Menariknya, tingkat kekasaran lintasan tergolong rendah, namun grip akan meningkat secara bertahap seiring berjalannya sesi sepanjang akhir pekan. Kondisi ini membuat performa ban relatif stabil.
Degradasi ban di Miami dikenal cukup rendah dibandingkan sirkuit lain, sehingga pembalap memiliki peluang untuk menjalani stint lebih panjang tanpa kehilangan performa signifikan.
Baca Juga: Mobil Baru McLaren Siap Debut di GP Miami 2026, Ini Bocorannya
Strategi One-Stop Masih Jadi Andalan
Dengan tingkat degradasi yang minim, strategi satu kali pit stop alias one-stop strategy diperkirakan kembali menjadi pilihan utama tim.
Hal ini memberi keuntungan dalam menjaga posisi di lintasan, terutama di sirkuit yang cukup sulit untuk menyalip.
Namun, strategi tetap harus fleksibel. Faktor seperti safety car atau virtual safety car bisa mengubah perhitungan secara drastis.
Terlebih lagi mengingat karakter sirkuit jalan raya yang sempit dan penuh risiko.
Salah satu kejutan yang sempat terjadi musim lalu adalah kecepatan lintasan mengering setelah hujan deras. Dalam sesi Sprint, pembalap mampu beralih dari ban intermediate ke slick hanya dalam 19 lap.
Kondisi cuaca yang berubah-ubah berpotensi kembali terjadi tahun ini, sehingga tim perlu sigap dalam mengambil keputusan strategi secara real-time.
Sirkuit jalan raya seperti Miami menuntut presisi tinggi dari pembalap. Sedikit kesalahan bisa berujung insiden yang memicu keluarnya safety car.
Baca Juga: Aturan Baru F1 Dibahas, FIA Apresiasi Peran Pembalap
Jadwal F1 GP Miami 2026
Rangkaian balapan menggunakan format Sprint. Berikut adalah jadwalnya untuk kita yang menyaksikan di Indonesia:
Jumat, 1 Mei 2026
- FP1: 23.00 - 00.30 WIB
Sabtu, 2 Mei 2026
- Sprint Qualifying: 03.30 - 04.14 WIB
- Sprint Race: 23.00 WIB
Minggu, 3 Mei 2026
- Kualifikasi: 03.00 - 04.00 WIB
Senin, 4 Mei 2026
- Race: 03.00 WIB
Seperti biasa, kita bisa menyaksikan aksi balapan F1 secara live streaming melalui layanan Vidio, baik melalui aplikasi maupun website.
Baca Juga: Selain Verstappen, Ini 6 Pebalap F1 yang Sukses di Ajang Lain Saat Masih Aktif
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News