Timnas Iran Tiba di AS Saat Kesepakatan Damai Bersejarah Diumumkan

Senin, 15 Juni 2026 | 11:46 WIB
Timnas Iran Tiba di AS Saat Kesepakatan Damai Bersejarah Diumumkan

ILUSTRASI. Mural bendera Iran (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)


Sumber: Reuters  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Timnas Iran akhirnya tiba di Amerika Serikat untuk menjalani laga perdana mereka di Piala Dunia 2026.

Menariknya, kedatangan Team Melli ke Los Angeles pada Minggu (14/6) waktu setempat terjadi hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Iran mengumumkan kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Skuad Iran terbang dari Tijuana, Meksiko, menuju Los Angeles menjelang pertandingan Grup G melawan Selandia Baru pada Selasa (16/6) pagi waktu Indonesia.

Mengutip Reuters, kesepakatan damai AS-Iran akan ditandatangani secara resmi dalam sebuah seremoni di Swiss pada pekan ini. 

Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia sejak turnamen digelar pada 1930, sebuah negara tuan rumah menerima kehadiran tim dari negara yang sedang atau baru saja berada dalam konflik perang dengannya.

Karena itu, kedatangan Timnas Iran di Los Angeles dilihat sebagai simbol dari perubahan situasi yang terjadi di luar lapangan.

Baca Juga: 10 Pemain Termahal Argentina di Piala Dunia 2026, Messi Bukan Nomor 1

Konflik Sempat Ganggu Persiapan Timnas Iran

Sebelum kesepakatan damai diumumkan, Iran harus menjalani persiapan yang tidak ideal.

Federasi Sepak Bola Iran memindahkan base camp tim dari Arizona ke Tijuana, Meksiko, pada akhir Mei.

Akibatnya, para pemain harus melakukan perjalanan lintas negara untuk menjalani pertandingan fase grup di Amerika Serikat.

Ghalenoei mengakui kondisi tersebut memberikan tantangan tersendiri bagi tim.

"Perjalanan yang harus kami lakukan dan penolakan visa terhadap beberapa anggota federasi telah berdampak negatif pada skuad," ujarnya.

Meski demikian, Iran kini dapat fokus sepenuhnya pada target mereka di Piala Dunia 2026 setelah situasi politik mulai mereda.

Baca Juga: Profil Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Ambisi Akhiri Kutukan Babak 16 Besar

Fokus ke Laga Perdana Lawan Selandia Baru

Ghalenoei menegaskan bahwa timnya datang ke Amerika Serikat untuk bermain sepak bola, bukan untuk terlibat dalam urusan politik.

"Kami bukan orang-orang politik. Kami berada di sini untuk bermain sepak bola dan mewakili rakyat Iran, baik yang berada di Iran maupun diaspora Iran," kata sang pelatih.

Iran akan membuka perjalanan mereka di Grup G dengan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles.

Pertandingan tersebut menjadi salah satu laga yang paling disorot pada fase grup karena berlangsung di tengah momentum perdamaian yang baru tercipta antara Iran dan negara tuan rumah.

Baca Juga: Ranking FIFA Peserta Piala Dunia 2026: Argentina Nomor 1, Selandia Baru Terendah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru