Selain Verstappen, Ini 6 Pebalap F1 yang Sukses di Ajang Lain Saat Masih Aktif

Rabu, 25 Maret 2026 | 08:01 WIB
Selain Verstappen, Ini 6 Pebalap F1 yang Sukses di Ajang Lain Saat Masih Aktif

ILUSTRASI. Mobil Formula 1 milik tim Red Bull (Pool via REUTERS/TOLGA BOZOGLU)


Sumber: Formula1.com  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Max Verstappen bukan yang pertama, ada sejumlah pebalap F1 lain yang juga sukses berlaga di ajang balapan berbeda.

Max Verstappen sukses meraih kemenangan pada debut GT3 di Nurburgring Nordschleife pada September lalu.

Fenomena pebalap F1 aktif yang sukses meraih gelar di ajang balapan lain adalah hal lumrah. Selain Verstappen, berikut deretan pebalap lainnya.

Baca Juga: Jadwal F1 GP Jepang 2026: Jam Tayang, Lokasi, dan Prediksi Cuaca Suzuka

1. Fernando Alonso

Pada 2018, di tengah musim terakhirnya bersama McLaren dalam periode keduanya di F1, Alonso turun di World Endurance Championship bersama Toyota.

Di ajang tersebut, ia memenangi 6 Hours of Spa-Francorchamps dan dilanjutkan dengan kemenangan di 24 Hours of Le Mans. Alonso kemudian meraih gelar juara dunia WEC dan kembali menang Le Mans pada 2019 saat vakum dari F1.

Ia juga mencoba Indianapolis 500, namun belum berhasil meraih kemenangan, yang membuatnya belum melengkapi Triple Crown of Motorsport.

2. Graham Hill

Graham Hill hingga kini masih menjadi satu-satunya pembalap yang meraih Triple Crown (Monaco GP, Indy 500, dan Le Mans).

Debut F1 pada 1958, Hill meraih dua gelar juara dunia (1962 dan 1968). Di tengah kariernya, ia memenangkan Indianapolis 500 pada 1966 dan Le Mans 1972.

Baca Juga: Update Harga Pasar Pemain Timnas Jelang FIFA Series 2026, Siapa Termahal?

3. Jacky Ickx

Selama aktif di F1 (1966-1979), ia memenangkan 24 Hours of Le Mans sebanyak empat kali. Setelah pensiun dari F1, ia menambah dua kemenangan lagi di Le Mans, menjadikannya salah satu pembalap tersukses di ajang tersebut.

Ickx juga memenangkan 24 Hours of Daytona 1972 bersama Mario Andretti serta meraih gelar World Sportscar Championship pada 1982 dan 1983.

4. Nico Hulkenberg

Pada 2015, di sela jadwal bersama Force India, Hulkenberg tampil di WEC bersama Porsche.

Ia finis keenam di Spa-Francorchamps, sebelum meraih kemenangan sensasional di 24 Hours of Le Mans. Itu menjadi kemenangan debut yang luar biasa di ajang tersebut.

Nico Hulkenberg sempat dikenal sebagai pembalap dengan start terbanyak tanpa podium di F1, hingga akhirnya pecah di GP Inggris 2025.

Baca Juga: Kapan Piala Dunia 2026 Dimulai? Ini Jadwal Laga Pembuka dan Partai Final

5. Mario Andretti

Mario Andretti adalah salah satu dari dua pembalap Amerika yang pernah menjadi juara dunia F1, yakni pada 1978.

Ia juga sukses di USAC Championship Car, Indianapolis 500, hingga 24 Hours of Daytona.

Bahkan saat mulai fokus penuh di F1 pada 1975, Andretti tetap aktif di ajang lain sebelum akhirnya meraih gelar dunia bersama Lotus.

6. Jim Clark

Jim Clark mencatat sejarah unik sebagai satu-satunya pembalap yang memenangkan F1 World Championship dan Indianapolis 500 di tahun yang sama, yaitu 1965.

Ia sebelumnya nyaris menang pada 1963 dan 1964, sebelum akhirnya sukses besar di 1965. Semua pencapaian tersebut diraih bersama Lotus.

Sayangnya, karier gemilang Clark berakhir tragis setelah ia meninggal dalam kecelakaan balap F2 di Hockenheim pada 1968.

Baca Juga: Lionel Messi Lampaui Rekor Pele Lewat Gol Tendangan Bebas ke-71

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru