Resmi: Barcelona Host F1 2028, 2030, 2032 Bergantian dengan Spa

Selasa, 17 Februari 2026 | 08:47 WIB
Resmi: Barcelona Host F1 2028, 2030, 2032 Bergantian dengan Spa

ILUSTRASI. Balapan F1 Bahrain (Pool via REUTERS/TOLGA BOZOGLU)


Sumber: Reuters  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Ajang balap paling bergengsi dunia, Formula 1, memastikan bahwa Sirkuit Catalunya di Barcelona tetap menjadi bagian kalender balap hingga 2032.

Namun, kehadirannya tidak lagi setiap musim. Mulai akhir dekade ini, balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya akan digelar secara bergantian dengan Grand Prix Belgia.

Dilansir dari Reuters, berdasarkan kontrak baru, Barcelona akan menjadi tuan rumah F1 pada musim 2028, 2030, dan 2032.

Mulai musim ini, lomba di sana juga akan menggunakan nama baru, yakni Barcelona-Catalunya Grand Prix.

Perubahan tersebut terjadi karena Grand Prix Spanyol resmi pindah ke sirkuit jalan raya baru di Madrid, yang dijadwalkan mulai masuk kalender F1 pada 2026.

CEO F1 Stefano Domenicali menyebut Barcelona sebagai kota luar biasa dengan basis penggemar yang penuh antusiasme. Untuk musim ini, balapan di Barcelona dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni.

Baca Juga: Verstappen Kritik Mobil Baru Red Bull: Tidak Nyaman Dikendarai, Mirip Formula E

Spa-Francorchamps Juga Masuk Skema Rotasi

F1 juga telah lebih dulu mengumumkan kontrak baru dengan Circuit de Spa-Francorchamps di Belgia.

Grand Prix Belgia dijadwalkan berlangsung pada musim 2026, 2027, 2029, dan 2031. Untuk tahun ini, balapan telah dipastikan pada 27 Juli dan akan menghadirkan format sprint race pada hari Sabtu.

Spa merupakan salah satu lintasan paling bersejarah di F1. Sirkuit yang pertama kali digunakan pada 1921 itu telah menjadi tuan rumah 57 Grand Prix dan dikenal sebagai trek terpanjang di kalender modern.

Perpanjangan kontrak tersebut memastikan masa depan Spa setidaknya sampai awal dekade berikutnya.

Baca Juga: Keyakinan CEO Red Bull: Max Verstappen Tak Akan Tinggalkan Tim

Kalender F1 Menuju Format Rotasi 24 Balapan

 

Formula One F1

 

 

 

Langkah rotasi ini merupakan bagian dari strategi F1 untuk mempertahankan kalender berisi 24 balapan tanpa terus menambah jumlah seri baru.

Dengan sistem ini, beberapa sirkuit klasik tetap dipertahankan tetapi tidak harus hadir setiap tahun.

Beberapa lintasan lain di Eropa juga menghadapi masa depan yang belum pasti. Imola Circuit di Italy hanya memiliki kontrak hingga 2026.

Sementara itu, balapan utama Italia di Autodromo Nazionale Monza telah dipastikan bertahan hingga setidaknya 2031.

Di sisi lain, Grand Prix Belanda di Circuit Zandvoort dipastikan akan keluar dari kalender setelah musim 2026.

Negara-negara seperti Prancis dan Jerman, yang terakhir menggelar balapan masing-masing pada 2022 dan 2020, berpeluang kembali masuk kalender.

F1 juga terus membuka peluang ekspansi ke wilayah baru. Kompetisi ini ingin kembali ke Afrika untuk pertama kalinya sejak 1993, dengan minat dari Rwanda dan Afrika Selatan. Selain itu, pembicaraan mengenai penambahan seri di Asia juga terus berkembang.

Baca Juga: 5 Tim Formula 1 Terkaya di Tahun 2025: Ferrari Masih Memimpin

Selanjutnya: Pyridam Farma (PYFA) Ungkap Strategi Bisnis di Tengah Dinamika Industri Farmasi

Menarik Dibaca: 5 Refleksi Finansial yang Relevan bagi Generasi Sandwich

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru