KONTAN.CO.ID - Juara dunia Formula 1 empat kali, Max Verstappen, melontarkan kritik tajam terhadap mobil terbaru tim Red Bull Racing pada hari kedua uji coba pramusim Formula 1 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Kamis (12/2).
Meski mencatat jumlah lap yang tinggi dan tampil kompetitif di papan waktu, Verstappen mengaku tidak menikmati pengalaman mengemudi mobil barunya.
Pembalap asal Belanda itu bahkan menyebut sensasi mengemudi mobil F1 generasi baru tersebut lebih mirip “Formula E yang disuntik steroid”.
Baca Juga: Keyakinan CEO Red Bull: Max Verstappen Tak Akan Tinggalkan Tim
Verstappen: Tidak Seperti Mobil F1
Dalam sesi wawancara dengan media, Verstappen secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya.
Ia mengatakan mobil saat ini tidak memberikan sensasi balap Formula 1 yang selama ini ia kenal.
Menurutnya, seorang pembalap F1 idealnya bisa melaju habis-habisan tanpa banyak kompromi. Namun dengan regulasi baru, hal tersebut menjadi sulit dilakukan.
"Ada terlalu banyak faktor yang harus dikelola, khususnya terkait energi. Setiap tindakan kecil di balik kemudi memiliki dampak besar terhadap manajemen daya mobil," ungkap Vertappen, seperti dikutip Reuters.
Verstappen bahkan menyindir bahwa jika fokusnya hanya efisiensi energi, maka balapan terasa lebih cocok untuk ajang Formula E, yang memang menitikberatkan pada pengelolaan energi dan efisiensi.
Baca Juga: Audi Revolut F1 Team: Identitas Resmi dan Struktur Tim untuk Bersaing di 2026
Mesin Baru Ubah Karakter Mobil
Perlu diketahui, musim ini Formula 1 memasuki era regulasi mesin baru yang membawa perubahan besar pada aerodinamika, sasis, dan komponen elektrifikasi.
Porsi tenaga listrik meningkat signifikan, sehingga strategi penggunaan energi menjadi jauh lebih krusial dibanding sebelumnya.
Perubahan ini diperkirakan akan mengubah gaya balap secara keseluruhan. Sederhananya, hasil akhir yang mulanya menekankan performa murni, kini menjadi lebih strategis dan efisien.
Baca Juga: 5 Tim Formula 1 Terkaya di Tahun 2025: Ferrari Masih Memimpin
Ferrari dan McLaren Tampil Cepat dalam Uji Coba
Terlepas dari keluhan Verstappen, ajang uji coba pekan ini menunjukkan persaingan ketat antar tim papan atas.
Setelah pembalap McLaren, Lando Norris, menjadi yang tercepat pada hari pertama, giliran pembalap Ferrari, Charles Leclerc, memimpin catatan waktu pada hari berikutnya.
Norris berada di posisi kedua dengan selisih 0,511 detik. Sementara pembalap Haas, Ollie Bearman, menempati posisi ketiga, diikuti pembalap Mercedes, George Russell, di urutan keempat.
Tiga pembalap menjalani satu hari penuh di lintasan, yakni Leclerc, Norris, dan Bearman. Mereka masing-masing mencatat 139, 149, dan 130 putaran.
Rekan setim baru Verstappen, Isack Hadjar, menempati posisi kelima meskipun sempat mengalami masalah teknis pada sesi pagi.
Baca Juga: Ranking Futsal Indonesia: Lompat ke-24 Dunia, Kalahkan Jepang di Piala Asia!
Selanjutnya: Tips CEO Sucor Sekuritas: Jangan Lawan Tren Pasar Saham
Menarik Dibaca: Promo PSM Alfamart 14-15 Februari 2026, Indomie Goreng Aneka Rasa Beli 4 Hemat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News