Kupas Tuntas Sirkuit Miami F1: Statistik hingga Zona Overtake

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB
Kupas Tuntas Sirkuit Miami F1: Statistik hingga Zona Overtake

ILUSTRASI. Balapan Formula 1. (Pool via REUTERS/TOLGA BOZOGLU)


Sumber: Formula1.com  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Balapan Formula 1 (F1) akan kembali bergulir pekan ini di Miami. Sirkuit jalan raya Miami International Autodrome akan jadi arena pertarungan para driver.

Setelah libur sekitar satu bulan, para pembalap akan bersaing lagi di salah satu trek paling menarik yang baru mulai digunakan pada tahun 2022.

Berikut panduan lengkap yang perlu diketahui tentang sirkuit ini.

Baca Juga: Preview F1 GP Miami 2026: Jadwal, Fakta Sirkuit, dan Analisis Performa Tim

Statistik dan Para Pemenang

Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 5,412 km dengan total 19 tikungan.

Balapan utama digelar sepanjang 57 lap dengan total jarak 308,326 km.

Rekor lap tercepat masih dipegang oleh Max Verstappen dengan catatan waktu 1 menit 29,708 detik pada musim 2023.

Miami pertama kali masuk kalender Formula 1 pada 2022. Sejak saat itu, beberapa pembalap top telah mencatatkan namanya sebagai pemenang

Max Verstappen menang pada edisi perdana dan kedua. Di tahun ketiga, giliran Lando Norris yang merebut puncak podium. Ini sekaligus menjadi kemenangan pertama dalam kariernya.

Tahun lalu, Oscar Piastri keluar sebagai pemenang.

Baca Juga: Strategi Ban F1 GP Miami 2026: Pirelli Siapkan Ban Lunak, One-Stop Unggulan

Karakteristik Sirkuit: Cepat tapi Berisiko

Miami dikenal sebagai sirkuit jalan raya yang dikelilingi tembok pembatas, membuat kesalahan kecil bisa berujung fatal. Namun dibandingkan Monaco, karakter trek ini jauh lebih cepat.

Secara karakter, sirkuit ini kerap dibandingkan dengan Albert Park di Melbourne. Trek mengelilingi Hard Rock Stadium ini memiliki kombinasi sektor cepat dan teknis.

Beberapa poin penting dari sirkuit ini antara lain:

  • Terdapat tiga lintasan lurus panjang yang mendukung kecepatan tinggi
  • Tikungan 14-15 berupa chicane dengan elevasi naik-turun yang menantang
  • Peluang menyalip ada di Tikungan 11 dan 17
  • Tikungan 6-8 (triple apex) sangat membebani ban depan kanan

Mengutip Formula1.com, mantan pembalap F1, Jolyon Palmer, menyebut Miami sebagai kombinasi pengereman keras dan tikungan cepat yang menuntut presisi tinggi dari para pembalap.

Baca Juga: Selain Verstappen, Ini 6 Pebalap F1 yang Sukses di Ajang Lain Saat Masih Aktif

Sistem Active Aero dan Overtake Mode

Mulai musim ini, F1 tidak lagi menggunakan DRS. Sebagai gantinya, mobil dibekali sistem Active Aero dengan “Straight Mode”.

Fitur ini memungkinkan sayap depan dan belakang diratakan untuk mengurangi hambatan udara saat melaju di lintasan lurus.

Di Miami, zona penggunaan berada di:

  • Setelah Tikungan 8 menuju Tikungan 11
  • Antara Tikungan 16 ke 17
  • Lintasan start-finish menuju Tikungan 1

Sementara itu, Overtake Mode bisa digunakan saat pembalap berada dalam jarak satu detik dari mobil di depannya.

Mode ini memberikan tambahan energi listrik sebesar +0,5 MJ untuk membantu proses menyalip.

Titik deteksi berada di antara Tikungan 17 dan 18, yang memungkinkan aksi overtake di lintasan utama.

Baca Juga: Profil Reserve Driver F1 2026: Kombinasi Talenta Muda & Senior

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru