KONTAN.CO.ID - MotoGP akan mengalami perubahan besar pada format akhir pekan balap mulai musim 2027 dengan adanya penghapusan sesi warm-up atau pemanasan.
Sesi warm-up atau pemanasan yang selama ini digelar selama 10 menit sebelum balapan utama.
Perubahan ini akan mulai berlaku bersamaan dengan format kualifikasi baru. MotoGP nantinya memiliki sesi kualifikasi terpisah untuk Sprint dan Grand Prix.
Baca Juga: Arteta Bertahan hingga 2030, CEO Arsenal Ungkap Keuntungan Besarnya
Warm-up MotoGP Dihapus Mulai 2027
Melalui media sosial resminya, MotoGP menyampaikan bahwa sesi warm-up yang selama ini berlangsung selama 10 menit akan dihapus mulai musim 2027.
Sebagai gantinya, para pebalap akan mendapatkan kesempatan melakukan sighting laps atau beberapa putaran pengenalan lintasan sebelum balapan dimulai. Sesi tersebut berlangsung selama 10 menit.
Dengan perubahan ini, pebalap tetap memiliki kesempatan untuk kembali merasakan kondisi lintasan sebelum balapan, tetapi tidak melalui sesi warm-up seperti yang selama ini dikenal.
Baca Juga: Ranking FIFA Negara ASEAN Terbaru: Thailand Teratas, Indonesia Cetak Sejarah
Kualifikasi Sprint Digelar Jumat
Perubahan lain akan terjadi pada jadwal kualifikasi. Sejak Sprint diperkenalkan pada 2023, satu sesi kualifikasi digunakan untuk menentukan posisi start Sprint dan balapan utama.
Mulai 2027, penentuan posisi start keduanya akan dipisahkan.
Kualifikasi khusus Sprint akan digelar pada Jumat sore. Sebelumnya, sesi Practice juga akan dipersingkat menjadi 30 menit.
Sementara itu, kualifikasi untuk balapan Grand Prix tetap berlangsung pada Sabtu pagi dengan format Q1 dan Q2.
Baca Juga: Apakah Nomor 10 Lionel Messi Akan Dipensiunkan Argentina? Ternyata Ada Aturan FIFA
Semua Pebalap Ikut Q1
Dalam format yang berlaku saat ini, hasil Practice menentukan 10 pebalap yang langsung lolos ke Q2. Pebalap lainnya harus menjalani Q1 untuk memperebutkan tempat di Q2.
Mulai 2027, seluruh pebalap akan mengikuti Q1.
Dari sesi tersebut, 12 pebalap tercepat berhak melaju ke Q2. Mereka kemudian akan bersaing untuk menentukan posisi terdepan atau pole position.
Format ini membuat posisi start Sprint dan Grand Prix ditentukan melalui dua sesi kualifikasi yang berbeda.
Baca Juga: Masa Depan Ronaldo di Portugal Jadi Tanda Tanya, Laga Perpisahan Disiapkan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News