Format UEFA Nations League 2026/27: Liga, Promosi-Degradasi, hingga Lolos ke Final

Selasa, 22 September 2026 | 11:06 WIB
Format UEFA Nations League 2026/27: Liga, Promosi-Degradasi, hingga Lolos ke Final

ILUSTRASI. Timnas Prancis juara UEFA Nations League 2021(Pool via REUTERS/MIGUEL MEDINA)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Format Nations League 2026/27 juga menjadi edisi terakhir yang menggunakan empat liga. Mulai 2028/29, UEFA akan mengubah struktur kompetisi menjadi tiga liga yang masing-masing berisi 18 tim.

UEFA Nations League 2026/27 kembali mempertemukan negara-negara anggota UEFA dalam sistem liga yang membagi peserta ke dalam League A, B, C, dan D.

Sebanyak 54 tim akan ambil bagian dalam Nations League 2026/27. Fase liga dimulai pada 24 September 2026 dan berakhir pada 17 November 2026.

Setelah itu, babak perempat final League A dan sejumlah playoff promosi-degradasi berlangsung pada Maret 2027, sebelum fase final digelar pada Juni 2027.

Baca Juga: Eks Bos PGMOL Bongkar 2 Kontroversi Arsenal Saat Kalah dari Brighton

Apa Itu UEFA Nations League?

UEFA Nations League adalah kompetisi antar tim nasional Eropa yang diperkenalkan UEFA untuk mengurangi pertandingan persahabatan yang dinilai kurang kompetitif.

Dalam penjelasan resmi UEFA, konsep turnamen ini adalah mempertemukan negara-negara dengan level performa yang relatif berdekatan dalam sebuah sistem liga.

Selain memperebutkan gelar, setiap pertandingan juga berpengaruh terhadap promosi dan degradasi antarliga.

UEFA juga menghubungkan hasil Nations League 2026/27 dengan jalur playoff menuju Euro 2028, sehingga hasil kompetisi dapat memberikan peluang tambahan bagi sejumlah tim.

Baca Juga: Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal Lengkap dan Daftar Skuad

Format UEFA Nations League 2026/27

Pada edisi 2026/27, 54 peserta dibagi ke dalam empat liga berdasarkan peringkat pada access list UEFA.

Pembagiannya adalah:

League A

Grup Tim
A1 Prancis, Italia, Belgia, Turki
A2 Jerman, Belanda, Serbia, Yunani
A3 Spanyol, Kroasia, Inggris, Ceko
A4 Portugal, Denmark, Norwegia, Wales

League B

Grup Tim
B1 Skotlandia, Swiss, Slovenia, Makedonia Utara
B2 Hungaria, Ukraina, Georgia, Irlandia Utara
B3 Israel, Austria, Republik Irlandia, Kosovo
B4 Polandia, Bosnia dan Herzegovina, Rumania, Swedia

League C

Grup Tim
C1 Albania, Finlandia, Belarus, San Marino
C2 Montenegro, Armenia, Siprus, Latvia
C3 Kazakhstan, Slovakia, Kepulauan Faroe, Moldova
C4 Islandia, Bulgaria, Estonia, Luksemburg

League D

Grup Tim
D1 Gibraltar, Malta, Andorra
D2 Lithuania, Azerbaijan, Liechtenstein

Baca Juga: Spanyol Cetak Rekor di Ballon d'Or 2026, 26 Nominasi Sekaligus

Bagaimana Sistem Promosi dan Degradasi?

Sistem promosi dan degradasi menjadi bagian penting dari format Nations League. Namun, untuk edisi 2026/27, UEFA melakukan penyesuaian karena struktur kompetisi akan berubah menjadi tiga liga mulai 2028/29.

League A

Juara dan runner-up grup melaju ke perempat final.

Untuk posisi terbawah, dua tim peringkat keempat dengan peringkat terendah langsung terdegradasi ke League B.

Sementara itu, dua tim peringkat ketiga dengan peringkat terendah dan dua tim peringkat keempat dengan peringkat terbaik harus menjalani playoff League A/B melawan empat runner-up League B.

Dua tim peringkat ketiga terbaik di League A tetap bertahan di kasta tersebut.

League B

Empat juara grup otomatis promosi ke League A.

Empat runner-up grup harus menjalani playoff League A/B. Sementara itu, tim peringkat keempat dari setiap grup bertanding dalam playoff League B/C melawan empat runner-up League C.

Tim peringkat ketiga League B tetap bertahan di League B.

League C

Empat juara grup otomatis promosi ke League B.

Empat runner-up League C mengikuti playoff League B/C melawan tim peringkat keempat League B.

Tim peringkat ketiga dan keempat League C tetap berada di League C, dengan penyesuaian playoff khusus karena perubahan format pada 2028/29.

League D

League D akan memainkan edisi terakhirnya pada Nations League 2026/27.

Dua juara grup League D akan otomatis promosi ke League C. Sementara itu, dua runner-up League D berhadapan dengan dua tim peringkat keempat terbaik dari League C melalui playoff.

Baca Juga: Argentina Panggil Messi untuk Laga Perpisahan, Ini Jadwalnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait


Terbaru