KONTAN.CO.ID - Kimi Antonelli bisa mengunci gelar juara dunia Formula 1 2026 pada GP Meksiko 2026, bahkan jika ia gagal meraih poin.
Antonelli datang ke Meksiko dengan koleksi 365 poin, unggul 123 poin atas rekan setimnya, George Russell, dan 124 poin dari Lewis Hamilton.
Kemenangan di Austin membuat pebalap Mercedes berusia 20 tahun ini semakin dekat dengan gelar juara dunia Formula 1 2026.
Setelah GP Meksiko, masih ada empat seri tersisa, yakni Sao Paulo, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi. Artinya, secara maksimal masih tersedia 100 poin yang bisa diperebutkan.
Baca Juga: Kimi Antonelli Menang di GP AS, Gelar Juara Dunia F1 Tinggal Butuh 2 Poin
Syarat Kimi Antonelli Juara Dunia di GP Meksiko
Skenario paling mudah adalah Antonelli finis di posisi kesembilan atau lebih baik di GP Meksiko.
Posisi kesembilan memberikan Antonelli tambahan 2 poin sehingga koleksinya menjadi 367 poin.
Jika George Russell memenangi balapan, Russell hanya akan mendapatkan tambahan 25 poin dan memiliki 267 poin.
Artinya, Antonelli tetap unggul tepat 100 poin dari Russell.
Selisih tersebut sudah cukup untuk mengunci gelar karena Antonelli saat ini memiliki sembilan kemenangan, sedangkan Russell baru tiga kemenangan.
Jika Russell memenangi GP Meksiko dan seluruh empat balapan berikutnya, jumlah maksimal kemenangan Russell hanya mencapai delapan.
Mengutip catatan Grande Premio, berikut skenario hasil Antonelli di GP Meksiko:
| Finis | Poin | Status |
|---|---|---|
| 1 | 25 | Juara |
| 2 | 18 | Juara |
| 3 | 15 | Juara |
| 4 | 12 | Juara |
| 5 | 10 | Juara |
| 6 | 8 | Juara |
| 7 | 6 | Juara |
| 8 | 4 | Juara |
| 9 | 2 | Juara |
| 10 | 1 | Tergantung hasil Russell |
| 11 atau lebih rendah/DNF | 0 | Tergantung hasil Russell dan Hamilton |
Finis kesembilan menjadi batas aman bagi Antonelli untuk langsung memastikan gelar juara dunia F1 2026, terlepas dari hasil Russell maupun Hamilton.
Baca Juga: F1 Umumkan Grand Prix Rwanda, Amnesty International Soroti Pelanggaran HAM
Antonelli Bisa Juara Meski Gagal Mendapat Poin
Berdasarkan hitung-hitungan poin, Antonelli juga masih bisa mengunci gelar meskipun gagal finis di zona poin.
Tapi ada syarat yang cukup rumit, karena hasil George Russell dan Lewis Hamilton akan menentukan apakah perebutan gelar masih terbuka.
Jika Antonelli finis di posisi ke-10 dan hanya mendapatkan satu poin, Russell harus memenangi GP Meksiko agar masih memiliki peluang secara matematis.
Sementara itu, jika Antonelli gagal mencetak poin, Russell atau Hamilton harus memenangi balapan untuk mempertahankan peluang juara.
Jika tidak ada satu pun dari kedua rival tersebut yang memenangi GP Meksiko, Antonelli akan menjadi juara dunia meskipun tidak mendapatkan poin.
Skenarionya dapat dilihat sebagai berikut:
| Hasil Antonelli | Hasil Russell | Hasil Hamilton | Juara Dunia? |
|---|---|---|---|
| Posisi 9 atau lebih baik | Apa pun | Apa pun | Ya |
| Posisi 10 | Juara 1 | Apa pun | Tidak |
| Posisi 10 | Posisi 2 atau lebih rendah | Apa pun | Ya |
| Di luar zona poin | Juara 1 | Apa pun | Tidak |
| Di luar zona poin | Posisi 2 atau lebih rendah | Juara 1 | Tidak |
| Di luar zona poin | Posisi 2 atau lebih rendah | Posisi 2 atau lebih rendah | Ya |
Dengan keunggulan lebih dari 120 poin dan hanya lima seri tersisa, Kimi Antonelli tidak lagi membutuhkan kemenangan untuk memastikan gelar.
Baca Juga: F1 Singapura Sukses Jadi Mesin Ekonomi, Hasilkan Rp39 Triliun dalam 16 Tahun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News