Dampak Perang Iran, Balapan F1 di Bahrain dan Arab Saudi Akan Dibatalkan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:24 WIB
Dampak Perang Iran, Balapan F1 di Bahrain dan Arab Saudi Akan Dibatalkan

ILUSTRASI. Manajemen Formula 1 akan membatalkan balapan F1 yang dijadwalkan di Timur Tengah karena perang di Iran dan ketidakstabilan di kawasan tersebut. (INSTAGRAM/McLaren)


Sumber: Reuters  | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - LONDON. Manajemen Formula 1 akan membatalkan balapan F1 yang dijadwalkan di Timur Tengah karena perang di Iran dan ketidakstabilan di kawasan tersebut. Demikian dilaporkan ESPN pada Jumat (13/3/2026), seperti dikutp Reuters.

Keputusan pembatalan balapan F1 di Timur Tengah tersebut akan diumumkan pada akhir pekan.

Balapan Grand Prix F1 dijadwalkan berlangsung pada 12 April di Bahrain dan 19 April di Arab Saudi. Keputusan tersebut tidak dapat ditunda karena waktu yang dibutuhkan tim untuk mengirimkan perlengkapan yang mereka butuhkan untuk balapan melalui pengiriman barang.

Baca Juga: Profil Bodo/Glimt, Kuda Hitam yang Berpotensi Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Iran telah melancarkan serangan drone dan rudal ke Bahrain dan Arab Saudi sebagai respons terhadap perang yang dipimpin Israel dan AS terhadap Iran.

Baru sebulan yang lalu, tim-tim melakukan pengujian di Sirkuit Internasional Bahrain.

Balapan kemungkinan besar tidak akan dijadwal ulang, mengingat kalender F1 yang padat, demikian laporan ESPN.

Hal itu akan membuat F1 memiliki jadwal 22 balapan dan jeda lima minggu antara Grand Prix Jepang pada 29 Maret dan Grand Prix Miami pada 3 Mei.

Grand Prix China akan diadakan pada hari Minggu.

Baca Juga: F1 GP China 2026: Sejarah dan Fakta Shanghai International Circuit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru