Chelsea Cari Pelatih Baru Usai Pecat Maresca, Rosenior Terdepan

Jumat, 02 Januari 2026 | 07:04 WIB
Chelsea Cari Pelatih Baru Usai Pecat Maresca, Rosenior Terdepan

ILUSTRASI. Manajer Chelsea, Enzo Maresca (Dok./REUTERS)


Sumber: The Athletic,Sporting News  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Jajaran pejabat di BlueCo akhirnya resmi memecat Enzo Maresca dari kursi kepelatihan klub juara dunia, Chelsea. 

Enzo Maresca mencatatkan sejarah sebagai pelatih kepala Chelsea pertama di era Todd Boehly yang mampu bertahan hingga musim kedua.

Meski berhasil mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup, Maresca tetap menjadi korban berikutnya dari tingginya standar dan tekanan di klub sebesar Chelsea.

Sejak Boehly dan konsorsium BlueCo mengambil alih klub pada pertengahan 2022, jabatan pelatih di Stamford Bridge terbukti tidak pernah aman.

Pemecatan Maresca diumumkan pada 1 Desember 2026. Dalam pernyataan resmi klub, Chelsea menegaskan keputusan ini diambil demi kepentingan kompetitif tim.

"Dengan sejumlah target penting yang masih harus diperjuangkan di empat kompetisi, termasuk tiket Liga Champions, Enzo dan klub percaya bahwa perubahan ini memberi tim peluang terbaik untuk mengembalikan musim ke jalur yang benar," tulis klub terbaik di London tersebut dalam pernyataan resminya.

Sejak kepemimpinan Todd Boehly dimulai, Chelsea telah menunjuk dan memecat beberapa pelatih ternama. Sebelum Maresca, klub London Barat itu sempat mempercayakan tim kepada Graham Potter dan Mauricio Pochettino.

Baca Juga: Fakta Bursa Transfer Januari 2026 dan Daftar Transfer Paling Mahal yang Terjadi

Liam Rosenior Muncul sebagai Kandidat Terkuat

 

Liam Rosenior

 

Tak lama setelah pemecatan Maresca, nama Liam Rosenior langsung mengemuka sebagai kandidat terkuat penggantinya.

Bagi para penggemar Chelsea, Rosenior jelas sudah tidak asing. Pelatih berusia 41 tahun itu saat ini menangani Strasbourg, klub Ligue 1 Prancis yang berada di bawah naungan BlueCo.

Sayangnya, Liam Rosenior belum benar-benar teruji untuk mengontrol klub sebesar Chelsea. Dirinya juga belum pernah melatih di Premier League.

Dirinya pernah menjadi pelatih interim Derby County di kompetisi Championship alias kasta kedua liga Inggris. Setelah itu, Rosenior menangani Hull City sejak November 2022 dan sempat membawa klub finis peringkat ketujuh Championship 2023/24.

Tak lama, ia dipecat Hull City karena perbedaan visi gaya bermain dengan pemilik klub, Acun Ilicali.

Sejak Juli 2024, Liam Rosenior menjadi pelatih Strasbourg. Per 1 Januari 2026, mencatatkan rasio kemenangan 50% di Ligue 1.

Faktor kepemilikan bersama membuat Rosenior sangat dikenal oleh jajaran petinggi Chelsea. Sekarang, namanya jadi opsi paling realistis.

Baca Juga: Posisi Ruben Amorim Terancam, MU Siapkan 3 Kandidat Pengganti

Kandidat Lain Pengganti Maresca di Chelsea

Selain Liam Rosenior, beberapa nama lain juga masuk dalam radar Chelsea.

Pertama, ada Roberto De Zerbi, Pelatih asal Italia yang kini menangani Marseille di Ligue 1. Ia dikenal lewat kesuksesannya bersama Brighton beberapa tahun lalu.

Kemudian, ada Oliver Glasner, pelatih yang sukses membawa Crystal Palace menjuarai FA Cup musim lalu. Meskipun begitu, The Athletic melaporkan Glasner tidak masuk dalam daftar kandidat Chelsea.

Terakhir, ada nama Cesc Fabregas, legenda Chelsea yang kini memulai karier kepelatihannya bersama Como. 

Fabregas mendapat banyak pujian di musim pertamanya dan sepertinya akan menjadi pilihan populer di mata fans, mengingat ia pernah memenangkan dua gelar Premier League bersama Chelsea sebagai pemain.

Baca Juga: 10 Pemain Liga Inggris dengan Kenaikan Market Value Tertinggi di 2025

Selanjutnya: Tarif Listrik Tidak Naik pada Kuartal I-2026

Menarik Dibaca: Promo HokBen dengan Yup Januari 2026, Dapatkan Harga Rp 9.000 untuk Pengguna Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru