KONTAN.CO.ID - Pemerintah Meksiko memutuskan untuk tetap mempertahankan kalender sekolah tahun ajaran 2025-2026, setelah sempat akan diubah menyusul gelaran Piala Dunia FIFA.
Mengutip laporan Reuters pada Selasa (12/5/2026), Kementerian Pendidikan federal bersama otoritas pendidikan negara bagian sepakat mempertahankan kalender akademik 185 hari.
Dengan keputusan ini, tahun ajaran tetap berakhir pada 15 Juli 2026 sesuai jadwal semula.
Sebelumnya, pemerintah sempat mempertimbangkan untuk mengakhiri tahun ajaran lebih cepat, yakni pada 5 Juni 2026.
Wacana itu muncul karena Meksiko akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada.
Baca Juga: Daftar 10 Pemain Termahal yang Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
Perubahan Jadwal Sekolah Ditentang Wali Murid
Menteri Pendidikan Meksiko, Mario Delgado, mengatakan keputusan mempertahankan kalender sekolah diambil setelah arahan Presiden Claudia Sheinbaum.
Rencana memajukan jadwal akhir sekolah sebelumnya memicu kekhawatiran di kalangan orang tua.
Banyak pihak menilai perubahan mendadak dapat mengganggu proses belajar siswa sekaligus menyulitkan pengaturan kegiatan keluarga.
Selain itu, muncul pertanyaan mengenai sejauh mana pelaksanaan Piala Dunia 2026 akan memengaruhi aktivitas pendidikan di kota-kota tuan rumah.
Baca Juga: Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa: Siapa Saja yang Ancam Tahta Klose & Ronaldo?
Piala Dunia 2026 Tetap Bisa Picu Penyesuaian Lokal
Otoritas pendidikan menyebut beberapa kondisi seperti cuaca panas ekstrem maupun tantangan logistik selama Piala Dunia dapat menjadi alasan penyesuaian jadwal sekolah di wilayah tertentu.
Berikut rincian keputusan terbaru pemerintah Meksiko terkait kalender sekolah:
| Kebijakan | Keterangan |
|---|---|
| Tahun ajaran | 2025-2026 |
| Total hari sekolah | 185 hari |
| Jadwal akhir sekolah | 15 Juli 2026 |
| Usulan sebelumnya | 5 Juni 2026 |
| Alasan usulan perubahan | Cuaca panas dan persiapan Piala Dunia |
| Status keputusan | Kalender tetap dipertahankan |
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Turnamen tersebut diperkirakan membawa lonjakan mobilitas dan aktivitas besar di sejumlah kota tuan rumah.
Baca Juga: Daftar Negara Debutan Piala Dunia 2026, Curacao Pecahkan Rekor
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News