Pemilihan Presiden Barcelona 2026: Ini Profil Lengkap Para Kandidat

Selasa, 10 Februari 2026 | 09:11 WIB
Pemilihan Presiden Barcelona 2026: Ini Profil Lengkap Para Kandidat

ILUSTRASI. Jersey home Barcelona musim 2025/26 (Dok./FC Barcelona)


Sumber: Sporting News  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada 9 Februari 2026. Langkah ini wajib diambil karena Blaugrana akan segera mengadakan pemilihan presiden baru.

Barcelona wajib menggelar pemilihan presiden setiap lima tahun. Masa jabatan Joan Laporta sejak 2021 telah resmi berakhir.

Ketika masa jabatan presiden berakhir, maka ia harus mengundurkan diri. Kemudian, klub akan segera menyiapkan pemilihan umum.

Meski telah mundur, Joan Laporta akan kembali ikut dalam pemilu presiden Barcelona tahun ini, yang menjadi kompetisi ketiganya untuk posisi tersebut.

Baca Juga: Bukan Milik Investor, Ini Sistem Kepemilikan Barcelona yang Unik

Apa Tugas Presiden Barcelona?

Presiden FC Barcelona memiliki kewenangan yang sangat luas. Di antaranya mencakup:

  • Penandatanganan kontrak pemain dan pelatih
  • Pengelolaan keuangan klub
  • Kepemimpinan rapat Majelis Umum
  • Penentuan arah strategis dan kebijakan jangka panjang klub

Seluruh eksekutif klub, termasuk direktur olahraga, berada di bawah tanggung jawab presiden.

Mulai 2026, masa jabatan presiden Barcelona resmi ditetapkan lima tahun, lebih pendek dibanding periode sebelumnya.

Laporta sendiri pernah menyatakan bahwa masa jabatan enam tahun terlalu panjang dan kurang ideal untuk tata kelola klub modern.

Baca Juga: Joan Laporta Mundur dari Presiden Barcelona, Ini Profil dan Jejak Kariernya

Jadwal dan Mekanisme Pemilu Presiden Barcelona 2026

Pemilihan presiden Barcelona akan digelar pada 15 Maret 2026. 

Untuk bisa resmi menjadi kandidat, seorang calon harus berstatus socios minimal 10 tahun, mengumpulkan setidaknya 2.321 tanda tangan socios, dan menyerahkan jaminan finansial sebesar 15% dari anggaran klub, bersama dewan eksekutifnya.

Jaminan ini dimaksudkan agar pengurus bertanggung jawab secara finansial atas kebijakan yang mereka ambil selama menjabat.

Baca Juga: 4 Klub MLS Berpeluang Jadi Rumah Baru Ronaldo, Bisa Satu Tim dengan Messi?

Daftar Kandidat Presiden Baru Barcelona

Hingga presiden baru terpilih, Barcelona akan dikelola oleh rezim sementara.

Para kandidat kemudian diberi waktu sekitar enam minggu untuk berkampanye dan mengumpulkan dukungan resmi dari socios, para pemberi modal yang secara teknis merupakan pemilik Barcelona.

Siapa pun dapat menjadi socios dengan membayar iuran tahunan sebesar €225 (sekitar Rp4,5 juta).

Mengutip laporan Sporting News, berikut adalah daftar kandidat presiden Barcelona yang baru.

  • Joan Laporta

Joan Laporta menjabat sebagai presiden Barcelona sejak 2021. Ia menggantikan Josep Maria Bartomeu yang mundur di tengah krisis keuangan dan konflik internal.

Strategi Laporta yang dikenal agresif, termasuk penggunaan “economic levers” atau penjualan hak pendapatan masa depan, menuai pujian sekaligus kritik.

Renovasi Camp Nou menjadi proyek andalannya. Laporta memiliki ambisi menjadikan stadion tersebut tuan rumah final Liga Champions 2029.

Namun proyek ini juga diwarnai keterlambatan, pembengkakan biaya, hingga isu teknis seperti kebocoran air.

Baca Juga: 9 Pemain Free Agent Terbaik 2026: Siap Jadi Rebutan pada Musim Panas

  • Victor Font

Victor Font kembali maju setelah kalah dari Laporta pada pemilu 2021. Saat itu, Font meraih sekitar 30% suara, sementara Laporta menang telak dengan lebih dari 54%.

Font adalah salah satu pendiri Delta Partners, perusahaan konsultan teknologi finansial. Ia juga memiliki keterlibatan di dunia media dan analitik sepak bola Catalan.

Agenda utama Font adalah mengoreksi strategi finansial Laporta. Secara terbuka, Font mengkritik kebijakan tersebut yang dinilai terlalu berisiko untuk masa depan klub.

Janji kampanyenya yang paling mencuri perhatian adalah upaya membawa Lionel Messi kembali ke Barcelona untuk menutup kariernya di klub masa kecilnya.

Baca Juga: Pedri Pecahkan Rekor Messi, Pemain Termuda Barcelona Capai 150 Laga

  • Xavier Vilajoana

Xavier Vilajoana merupakan CEO perusahaan pengembang properti Grup Euroconstruc. Ia memiliki hubungan panjang dengan Barcelona, termasuk sebagai mantan pemain akademi La Masia dan kapten tim futsal Barca.

Vilajoana pernah menjabat di dewan klub pada era Bartomeu dan mengklaim turut berperan dalam fondasi kesuksesan tim muda Barcelona saat ini.

Ia menilai keberhasilan era Hansi Flick tidak sepenuhnya bisa dikreditkan kepada Laporta, melainkan hasil kerja jangka panjang berbagai rezim sebelumnya.

Pengamat menilai, pandangannya yang terlalu condong ke Bartomeu diperkirakan menjadi hambatan besar dalam upayanya merebut simpati socios.

Baca Juga: 10 Pemain Bola dengan Trofi Terbanyak Sepanjang Masa: Ronaldo di Bawah Messi

  • Marc Ciria

Marc Ciria adalah ekonom olahraga dan analis keuangan yang mengusung visi paling radikal di antara kandidat lain.

Ciria memiliki gerakan bertajuk “Movement 42”, yang mendorong restrukturisasi total keuangan Barcelona.

Ciria bahkan lebih vokal dibanding Font soal Messi. Ia menyebut kembalinya Messi sebagai langkah strategis penting untuk menjaga model kepemilikan klub dan meningkatkan pendapatan.

Menurut Ciria, Barcelona membutuhkan perubahan menyeluruh. Bahkan, dirinya merasa sistem yang ada harus dirombak dari dasar.

Baca Juga: Daftar 10 Pencetak Gol Terbanyak di El Clasico: Messi Lebih Baik dari Ronaldo

Selanjutnya: Libur Imlek Terpanjang 2026: China Nikmati 9 Hari Penuh Kebersamaan dengan Keluarga

Menarik Dibaca: Libur Imlek Terpanjang 2026: China Nikmati 9 Hari Penuh Kebersamaan dengan Keluarga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru