Bukan Milik Investor, Ini Sistem Kepemilikan Barcelona yang Unik

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:30 WIB
Bukan Milik Investor, Ini Sistem Kepemilikan Barcelona yang Unik

ILUSTRASI. Suporter FC Barcelona (Dok./REUTERS)


Sumber: Sporting News,FC Barcelona  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Dengan lima gelar Liga Champions, jutaan penggemar global, serta nilai komersial yang sangat besar, Barcelona seharusnya menjadi aset luar biasa bagi seorang pemilik.

Namun faktanya, Barcelona tidak dimiliki oleh siapa pun dalam arti konvensional. Barcelona justru dikendalikan oleh para suporternya sendiri melalui sistem unik bernama socios.

Dalam daftar Forbes 2025, klub asal Catalunya ini menempati peringkat ketiga klub sepak bola termahal, hanya berada di bawah Real Madrid dan Manchester United.

Baca Juga: 9 Pemain Free Agent Terbaik 2026: Siap Jadi Rebutan pada Musim Panas

Sistem Kepemilikan Barcelona

Barcelona termasuk dalam kelompok kecil klub besar dunia yang masih menganut model kepemilikan berbasis anggota. Sebagai gantinya, kepemilikan Barcelona berada di tangan para anggota resmi klub yang disebut socios.

Dilansir dari Sporting News, siapa pun dapat menjadi socios dengan membayar iuran tahunan sebesar €225 (sekitar Rp4,5 juta).

Bagi anggota yang telah menjadi socios selama 40 tahun berturut-turut dan berusia di atas 65 tahun, biaya keanggotaan tersebut akan dihapuskan.

Pada 2025, Barcelona tercatat memiliki lebih dari 140.000 socios. Jumlah ini sempat turun menjadi 133.000 anggota pada 2023 setelah dilakukan sensus internal untuk menghapus keanggotaan tidak aktif.

Pada musim 2024/2025, Barcelona kembali menambah 10.619 anggota baru.

Baca Juga: 4 Klub MLS Berpeluang Jadi Rumah Baru Ronaldo, Bisa Satu Tim dengan Messi?

Apa Itu Socios dan Seberapa Besar Pengaruhnya?

Secara harfiah, socios berarti “mitra”. Di Barcelona, para socios adalah pemilik klub sekaligus pemilih.

Sebagai pemilik sekaligus pemodal, pada socios jelas memiliki hak-hak khusus. Di antaranya:

  • Memilih presiden klub
  • Memilih dewan direksi
  • Mengakses tiket lebih awal
  • Mengawasi arah keuangan dan kebijakan strategis klub

Sistem pemilihan di Barcelona bekerja melalui Majelis Anggota (Member Assembly) yang beranggotakan 2.000 orang, dipilih langsung oleh seluruh socios. Majelis ini memiliki kewenangan besar, termasuk:

  • Menyetujui anggaran klub
  • Memberikan sanksi kepada presiden
  • Mengizinkan pengambilan pinjaman besar

Setelah terpilih, pada anggota majelis tersebut memiliki masa jabatan empat tahun.

Baca Juga: Raih Golden Boot Terbanyak, 5 Legenda Ini Ungguli Koleksi Messi

Cara Menjadi Socios Barcelona

Menjadi socios Barcelona tergolong relatif mudah. Calon anggota hanya perlu mengisi formulir dan membayar iuran tahunan.

Sebelum era Joan Laporta, para calon pemilik harus menunggu selama periode tertentu untuk mendapat persetujuan. Namun, kebijakan itu dihapus.

Barcelona juga tidak membatasi jumlah anggota dan tidak mensyaratkan rekomendasi dari socios lama, berbeda dengan Real Madrid yang memiliki daftar tunggu panjang.

Namun, status socios tidak bisa diperjualbelikan atau diwariskan. Keanggotaan hanya berakhir jika anggota mengundurkan diri atau meninggal dunia.

Baca Juga: 10 Pemain dengan Gol Terbanyak Sepanjang Masa, Ronaldo Jauh di Atas Messi

Selanjutnya: Trump Ancam Larang Pembukaan Jembatan Baru AS–Kanada, Desak Perundingan dengan Ottawa

Menarik Dibaca: Prakiraan Cuaca BMKG 10-16 Februari: Hujan di Indonesia Meluas, Siaga di Provinsi Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru