KONTAN.CO.ID - Omar Artan mendapatkan kesempatan besar untuk menebus kekecewaan setelah gagal tampil di Piala Dunia 2026.
Wasit asal Somalia tersebut kini dipercaya memimpin UEFA Super Cup 2026 yang mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dan Aston Villa di Salzburg, Austria.
Pertandingan PSG vs Aston Villa menjadi momen bersejarah bagi Artan. Ia akan menjadi wasit non-Eropa pertama yang memimpin UEFA Super Cup.
Ia sempat mencatat sejumlah pencapaian bersejarah di Afrika, terpilih untuk Piala Dunia 2026, tetapi kemudian harus menerima kenyataan tidak dapat berangkat ke Amerika Serikat.
Baca Juga: Prediksi PSG vs Aston Villa di UEFA Super Cup: Luis Enrique Incar Trofi ke-13
Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
Artan sebenarnya masuk dalam daftar wasit yang dipilih FIFA untuk memimpin pertandingan Piala Dunia 2026.
Namun, harapan itu kandas setelah Artan tidak diizinkan memasuki Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuatnya tidak dapat menjalankan tugas sebagai wasit di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
"Itu adalah periode yang sangat sulit. Banyak orang bersimpati kepada saya karena ketika seseorang telah bekerja bertahun-tahun untuk melakukan sesuatu, kemudian tidak bisa mewujudkannya, situasinya sangat berat," kata Artan, dikutip laman resmi UEFA.
Kegagalan tersebut pada akhirnya tidak menghentikan langkah Artan. Beberapa waktu setelah itu, ia justru mendapatkan penunjukan bersejarah untuk memimpin UEFA Super Cup.
Baca Juga: Mourinho Ingin Pangkas Skuad, 5 Pemain Ini Terancam Pergi dari Real Madrid
Cetak Sejarah di UEFA Super Cup
UEFA Super Cup 2026 akan menjadi pertandingan pertama Artan di Eropa sekaligus salah satu laga terbesar dalam kariernya.
Penunjukan tersebut membuat Artan menjadi wasit non-Eropa pertama dalam sejarah UEFA Super Cup.
Pertandingan ini juga menjadi bagian dari kerja sama antara UEFA dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Kedua konfederasi sebelumnya menandatangani nota kesepahaman yang mencakup berbagai bidang, termasuk pengembangan dan pertukaran pengalaman dalam perwasitan.
"Ini akan menjadi pertandingan pertama saya di Eropa. Mendapatkan pengalaman, menciptakan kenangan dan mempelajari hal-hal baru selalu menjadi sesuatu yang luar biasa," katanya.
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026: Format, Pembagian Grup, dan Aturan Pertandingan
Perjalanan Panjang dari Somalia
Karier internasionalnya mulai berkembang setelah masuk daftar wasit FIFA pada 2018.
Pada 2024, Artan mencetak sejarah dengan menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin pertandingan Piala Afrika.
Pencapaian tersebut kemudian disusul penghargaan besar pada 2025. Artan dinobatkan sebagai Wasit Pria Terbaik CAF 2025.
Dalam periode yang sama, ia juga menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin final Liga Champions CAF.
Berbagai pencapaian tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu wasit terbaik Afrika.
Menurutnya, wasit harus memahami karakter setiap tim sebelum pertandingan berlangsung. Karena itu, Artan rutin menyaksikan pertandingan PSG dan Aston Villa untuk mempelajari gaya bermain, taktik hingga perilaku para pemain.
Pada akhir Juni 2026, ia bahkan dipercaya menjadi wasit dalam pertandingan penentuan gelar Liga Primer Kuwait. Penunjukan tersebut kembali menjadi catatan sejarah dalam kariernya.
Daftar Perangkat Pertandingan UEFA Super Cup 2026
Artan tidak bekerja sendirian dalam pertandingan PSG vs Aston Villa. Ia akan didampingi sejumlah perangkat pertandingan dari Afrika dan Eropa.
- Wasit: Omar Artan (Somalia)
- Asisten Wasit: Liban Abdoulrazack Ahmed (Djibouti), Stephen Eleazar Onyango Yiembe (Kenya)
- Wasit Keempat: Rade Obrenovic (Slovenia)
- VAR: Marco Di Bello (Italia)
- Asisten VAR: Guillermo Cuadra Fernandez (Spanyol).
Baca Juga: Daftar Gaji Pelatih Liga Inggris Musim 2026/2027: Mikel Arteta Paling Mahal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News