KONTAN.CO.ID - Legenda Manchester United, Wayne Rooney, menilai mantan klubnya tidak layak menerima gelar Premier League milik Manchester City jika gelar tersebut nantinya dicabut sebagai hukuman atas pelanggaran aturan keuangan.
Manchester City dinyatakan bersalah atas mayoritas dari 115 tuduhan yang diajukan Premier League. Pelanggaran aturan keuangan tersebut berkaitan dengan periode 2009/10 hingga 2017/18.
Salah satu kemungkinan hukuman yang dapat diberikan adalah pencabutan gelar Premier League. Dari delapan gelar yang diraih City sejak Sheikh Mansour mengambil alih klub pada 2009.
Rooney tidak ingin Manchester United mendapatkan gelar secara retrospektif jika City nantinya kehilangan gelar-gelar tersebut.
Baca Juga: Laporan Keuangan Manchester United: Catat Rekor Pendapatan, tapi Rugi Rp1 Triliun
Pemain Manchester City Tetap Layak Raih Trofi
Rooney merupakan bagian dari skuad Manchester United yang menjadi runner-up Premier League 2011/12.
Pada musim tersebut, MU dan City sama-sama mengoleksi 89 poin. City menjadi juara karena unggul selisih gol.
Jika gelar City dicabut, United secara teori dapat menjadi salah satu klub yang berpotensi mendapatkan pengakuan sebagai juara secara retrospektif. Namun, Rooney menolak gagasan tersebut.
"Saya tidak akan merasa nyaman menerima medali Premier League lagi, jika boleh jujur, karena saya rasa kami tidak pantas mendapatkannya. Kami tidak melakukan cukup banyak hal pada musim itu untuk menjadi juara," ujar Rooney dalam podcast Stick to United, dikutip BBC Sport.
Rooney menilai para pemain City pada saat itu tetap berjuang untuk memenangkan kompetisi dan menganggap mereka telah melakukan tugasnya di lapangan.
"Saya memikirkan para pemain mereka. Mereka berada di sana dan melakukan segala yang mereka bisa untuk memenangkan Premier League dan dalam pikiran mereka, mereka sudah memenangkannya," kata Rooney.
Baca Juga: Manchester City Bersalah, Premier League Ungkap Pelanggaran Keuangan 9 Musim
Tidak Nyaman Menerima Medali Hibah
Rio Ferdinand dan David de Gea sempat mengunggah pernyataan di media sosial yang mengisyaratkan bahwa Manchester United layak mendapatkan pengakuan atas gelar yang diraih City pada periode tersebut. Rooney justru memilih sikap berbeda.
"Saya sudah senang dengan lima medali yang saya menangkan. Saya tidak ingin medali ini tiba-tiba ada di sana setelah 15 tahun kemudian atau entah berapa lama, Anda mendapatkan medali karena City melakukan kecurangan. Saya tidak akan merasa nyaman," ungkap Rooney.
Rooney menegaskan bahwa persoalannya bukan soal apakah dirinya ingin mendapatkan medali tambahan, melainkan karena United memang tidak finis di posisi pertama pada musim tersebut.
Pertandingan terakhir Premier League 2011/12 akan tetap menjadi salah satu akhir musim paling dramatis dalam sejarah kompetisi.
City memastikan gelar setelah mencetak dua gol pada masa injury time melawan Queens Park Rangers, sementara United mengalahkan Sunderland pada pertandingan lain.
Meski tidak ingin gelar City diberikan kepada Manchester United, Rooney memiliki pandangan berbeda mengenai kemungkinan hukuman lain.
Mantan penyerang United tersebut memperkirakan Manchester City bisa mengalami degradasi jika sanksi berat dijatuhkan.
"Saya rasa kita akan melihat City terdegradasi," kata Rooney.
Baca Juga: Peluang Harry Kane ke Manchester United Menipis, Bayern Siapkan Kontrak Baru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News