KONTAN.CO.ID - Setelah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin meraih medali emas pada Asian Games 2026, Indonesia kini telah mengoleksi sembilan emas dari nomor ganda putra.
Ganda putra memang menjadi salah satu sektor paling konsisten dalam sejarah bulu tangkis Indonesia di Asian Games.
Tradisi tersebut pertama kali ditorehkan Tjun Tjun/Johan Wahjudi pada Asian Games 1974 di Teheran.
Setelah itu, emas ganda putra Indonesia kembali hadir pada 1978, 1982, 1994, 1998, 2010, 2014, 2018, dan terbaru pada 2026.
Baca Juga: Asian Games 2026 Jepang Banjir Kritik, Terancam Jadi yang Terburuk dalam Sejarah
Daftar 9 Emas Ganda Putra Indonesia di Asian Games
Berikut daftar pasangan yang berhasil membawa pulang medali emas untuk Indonesia:
1. Tjun Tjun/Johan Wahjudi — Asian Games 1974
Tjun Tjun dan Johan Wahjudi menjadi pasangan pertama yang membawa emas ganda putra untuk Indonesia di Asian Games. Mereka melakukannya pada edisi 1974 di Teheran, Iran.
2. Ade Chandra/Christian Hadinata — Asian Games 1978
Empat tahun berselang, Ade Chandra/Christian Hadinata meneruskan tradisi emas tersebut di Bangkok, Thailand. Mengutip catatan Wikipedia, mereka mengalahkan pasangan China Lin Shiquan/Tang Xianhu pada pertandingan final.
3. Icuk Sugiarto/Christian Hadinata — Asian Games 1982
Christian Hadinata kembali menjadi juara pada Asian Games 1982 di New Delhi. Kali ini ia berpasangan dengan Icuk Sugiarto. Keduanya berhasil mempertahankan emas ganda putra untuk Indonesia dari edisi sebelumnya.
Baca Juga: 2 Anggota Kontingen Korut Dikabarkan Cari Suaka di Jepang Saat Asian Games 2026
4. Rexy Mainaky/Ricky Subagja — Asian Games 1994
Setelah Indonesia tidak mendapatkan emas ganda putra pada 1986 dan 1990, Rexy Mainaky/Ricky Subagja mengembalikan tradisi tersebut pada Asian Games 1994 di Hiroshima, Jepang.
Mereka mengalahkan pasangan Malaysia Cheah Soon Kit/Soo Beng Kiang pada final.
5. Rexy Mainaky/Ricky Subagja — Asian Games 1998
Rexy/Ricky kemudian mempertahankan gelar pada Asian Games 1998 di Bangkok.
Keduanya mengalahkan pasangan Thailand Pramote Teerawiwatana/Siripong Siripool pada pertandingan final.
6. Markis Kido/Hendra Setiawan — Asian Games 2010
Setelah menunggu 12 tahun, emas kembali menjadi milik Indonesia melalui Markis Kido/Hendra Setiawan pada Asian Games 2010 di Guangzhou, China.
Kido/Hendra menang atas pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong dalam pertandingan tiga gim.
Baca Juga: Asian Games 2026 Punya 469 Nomor Medali, Lebih Banyak dari Olimpiade Paris
7. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan — Asian Games 2014
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan meneruskan tradisi emas ganda putra Indonesia pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.
Kemenangan ini juga membuat Hendra Setiawan menjadi salah satu pemain Indonesia yang berhasil meraih emas Asian Games dua kali bersama pasangan berbeda.
8. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo — Asian Games 2018
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih emas di Jakarta pada Asian Games 2018.
Menariknya, mereka harus menghadapi sesama wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, di final. Marcus/Kevin menang dramatis 13-21, 21-18, 24-22.
9. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin — Asian Games 2026
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi pasangan terbaru yang menambah daftar panjang peraih emas Indonesia.
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Leo/Daniel berhasil mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang di final ganda putra.
Leo/Daniel sempat tertinggal di gim pertama dengan skor 19-21. Mereka berhasil mendominasi dua gim selanjutnya dengan skor 21-13 dan 21-18.
Baca Juga: Kisah Debut Tim Baseball Palestina di Asian Games 2026, Berawal dari Gaza
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News