KONTAN.CO.ID - Klub-klub Englis Premier League alias Liga Primer Inggris kembali mencetak sejarah di bursa transfer. Total pengeluaran klub kasta tertinggi Liga Inggris pada musim panas ini mencapai £3,198 miliar atau sekitar Rp77,07 triliun.
BBC Sport melaporkan, sebelumnya rekor berada di angka £3,14 miliar atau sekitar Rp75,72 triliun yang tercatat pada musim panas tahun lalu.
Angka tersebut membuat rekor belanja transfer musim panas Liga Inggris kembali pecah untuk dua tahun berturut-turut.
Baca Juga: 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Saudi Pro League 2026: Ronaldo Jauh di Atas
Enzo Fernandez Jadi Penutup Mewah
Empat dari 11 transfer termahal dalam sejarah sepak bola terjadi pada musim panas ini. Tiga di antaranya melibatkan klub Premier League.
Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea ke Manchester City menjadi salah satu yang terbesar dengan nilai £125 juta atau sekitar Rp3,01 triliun.
Dalam daftar transfer termahal sepanjang sejarah, Fernandez berada di posisi kelima bersama Alexander Isak yang pindah dari Newcastle United ke Liverpool dengan nilai £125 juta.
Chelsea juga mengeluarkan £117 juta atau sekitar Rp2,82 triliun untuk mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa.
Sementara Manchester City mengeluarkan £116 juta atau sekitar Rp2,80 triliun untuk memboyong Elliot Anderson dari Nottingham Forest.
Rogers dan Anderson bahkan menjadi dua pemain Inggris dengan nilai transfer termahal sepanjang sejarah.
Liverpool juga mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. The Reds membayar £106 juta di muka, dengan nilai transfer tersebut berpotensi naik menjadi £123 juta.
Baca Juga: Emiliano Martinez Gabung Chelsea, Aston Villa Sepakat dengan Harga Rp180 Miliar
Transfer Besar Didominasi Klub Inggris
Dari 20 transfer termahal yang sudah terjadi, hanya enam yang tidak melibatkan klub Premier League sebagai tujuan.
Kekuatan finansial klub-klub Inggris bahkan terlihat dari level klub promosi.
Ipswich Town tercatat menghabiskan lebih banyak uang untuk pemain baru dibandingkan klub-klub besar Eropa seperti Barcelona, AC Milan, Juventus, dan juara Eropa PSG.
Fenomena lain yang menarik adalah semakin banyak transfer terjadi di antara klub Liga Inggris sendiri.
Sekitar 38% transfer yang melibatkan biaya pada musim panas ini terjadi antara satu klub Premier League dengan klub Liga Inggris lainnya.
Persentase tersebut meningkat dibandingkan musim panas sebelumnya yang berada di angka 30%.
Jika transfer klub Premier League dengan klub-klub dari kasta lebih rendah di piramida sepak bola Inggris ikut dihitung, angkanya meningkat menjadi 48%.
Transfer Morgan Rogers ke Chelsea, Elliot Anderson ke Manchester City, Tonali ke Tottenham, serta Guimaraes ke Arsenal menjadi beberapa contoh paling besar.
Baca Juga: Kasus 115 Dakwaan Manchester City Berlarut-larut, Ini Penjelasannya
Pengeluaran Klub Tembus £1 Miliar
Total pengeluaran atau net spend klub-klub Liga Inggris pada musim panas ini masih berada di atas £1 miliar atau sekitar Rp24,11 triliun. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Eropa.
Total belanja £3,198 miliar menjadi bukti lain betapa besar kekuatan ekonomi Liga Inggris.
Dalam waktu hanya lima tahun, pengeluaran klub-klub Inggris melonjak dari £1,13 miliar menjadi hampir £3,2 miliar.
Kekuatan finansial Liga Inggris juga membuat klub-klub Inggris memiliki daya beli jauh lebih besar dibandingkan banyak klub Eropa lainnya.
Kekayaan dari hak siar televisi membuat klub Inggris mampu membayar harga tinggi. Bahkan, terdapat anggapan bahwa klub-klub luar Inggris cenderung memasang harga lebih mahal ketika mengetahui calon pembelinya berasal dari Liga Inggris.
Baca Juga: Daftar Gaji Pemain Liverpool Musim 2026/27: Van Dijk Masih Jadi yang Teratas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News