Daftar Lengkap Pemilik Klub Liga Primer Inggris Musim 2026/27

Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Daftar Lengkap Pemilik Klub Liga Primer Inggris Musim 2026/27

ILUSTRASI. Co-owner Manchester United, Sir Jim Ratcliffe (Dok./REUTERS)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo  | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - Kepemilikan klub di Liga Primer Inggris kini melibatkan individu, konsorsium, perusahaan investasi, hingga kelompok bisnis internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, struktur kepemilikan klub Liga Primer Inggris juga mengalami sejumlah perubahan.

Chelsea dan Everton menjadi dua contoh klub besar yang berganti pemilik, sementara masuknya investor Amerika semakin memperkuat pengaruh modal AS di kompetisi tersebut.

Mengacu data GiveMeSport, dari 20 klub Liga Primer Inggris musim 2026/27, sekitar setengahnya memiliki keterkaitan dengan investasi dari Amerika Serikat.

Berikut daftar pemilik 20 klub Liga Primer Inggris musim 2026/27.

Baca Juga: 7 Klub Sepak Bola dengan Trofi Terbanyak di Dunia, Madrid & Barca Termasuk

Daftar Pemilik 20 Klub Liga Primer Inggris

Klub Pemilik Tahun Kepemilikan
Arsenal Stan Kroenke 2011
Aston Villa V Sports (Nassef Sawiris dan Wes Edens) 2018
Bournemouth Bill P. Foley 2022
Brentford Matthew Benham 2012
Brighton Tony Bloom 2009
Chelsea BlueCo (Todd Boehly, Behdad Eghbali, Jose E. Feliciano) 2022
Coventry City Doug King 2023
Crystal Palace Woody Johnson, Josh Harris, David Blitzer, Steve Parish 2010
Everton The Friedkin Group 2024
Fulham Shahid Khan 2013
Hull City Acun Ilıcalı 2022
Ipswich Town Gamechanger 20 Ltd. 2021
Leeds United 49ers Enterprises 2023
Liverpool Fenway Sports Group (John W. Henry dan Tom Werner) 2010
Manchester City City Football Group 2008
Manchester United Keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe 2005
Newcastle United Public Investment Fund, RB Sports & Media, PCP Capital Partners 2021
Nottingham Forest Evangelos Marinakis 2017
Sunderland Kyril Louis-Dreyfus 2023
Tottenham Hotspur ENIC Group 2025

Baca Juga: Daftar Pendapatan 20 Klub Liga Inggris Musim 2025-26, Arsenal Tertinggi

Investor Amerika Mendominasi Liga Inggris

Ssejak Liga Primer Inggris berdiri pada 1992, model bisnis kompetisi tersebut memiliki sejumlah kemiripan dengan industri olahraga profesional di Amerika Serikat.

Sekarang, pengaruh investor AS semakin terlihat. 

Stan Kroenke memiliki hubungan dengan Arsenal sejak 2007 ketika pertama kali masuk sebagai pemegang saham minoritas. Pengusaha asal Amerika Serikat tersebut kemudian secara bertahap meningkatkan kepemilikannya hingga menguasai seluruh saham klub.

Kroenke akhirnya menguasai lebih dari 90% saham Arsenal setelah membeli 27,11% saham milik Alisher Usmanov pada 2018. Kondisi tersebut kemudian memicu proses pembelian wajib atas sisa saham klub.

Baca Juga: Xavi Jadi Pelatih Belanda, Sosok Non-Belanda Pertama sejak 1978

Sementara itu, Chelsea memiliki struktur kepemilikan yang berbeda karena klub berada di bawah konsorsium BlueCo.

Konsorsium tersebut mengambil alih Chelsea pada 2022 dari Roman Abramovich setelah pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi terhadap pengusaha asal Rusia tersebut menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

BlueCo melibatkan sejumlah pihak, termasuk Todd Boehly dan Clearlake Capital. Dalam perkembangan berikutnya, Clearlake Capital yang dipimpin Behdad Eghbali dan Jose E. Feliciano memiliki sekitar 61,5% saham pengendali klub.

Baca Juga: 10 Transfer Besar yang Gagal Terjadi di Liga Inggris: Mbappe Nyaris ke Arsenal

Liverpool berada di bawah kepemilikan Fenway Sports Group atau FSG sejak 2010. Kelompok bisnis Amerika tersebut dipimpin John W. Henry dan Tom Werner.

FSG mengambil alih Liverpool setelah mendapat persetujuan dewan klub untuk menggantikan pemilik sebelumnya, George N. Gillett Jr. dan Tom Hicks.

Manchester United merupakan salah satu klub dengan struktur kepemilikan paling banyak mendapat sorotan.

Perubahan besar terjadi pada Desember 2023 ketika Sir Jim Ratcliffe melalui INEOS mengakuisisi sekitar 27,7% saham Manchester United.

Ratcliffe dan INEOS kemudian mengambil alih kendali atas operasional sepak bola klub. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Manchester United untuk kembali membangun tim yang mampu bersaing.

Baca Juga: Jeff Bezos Incar Liverpool, Ini 4 Alasan Investasi di The Reds Bisa Menguntungkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru