Kontroversi Piala Dunia 2026, Demonstran Minta FIFA Keluarkan Iran

Kamis, 11 Juni 2026 | 12:19 WIB
Kontroversi Piala Dunia 2026, Demonstran Minta FIFA Keluarkan Iran

ILUSTRASI. Bendera Iran (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)


Sumber: Reuters  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Sejumlah warga keturunan Iran di Amerika Serikat mendesak FIFA mencoret Iran dari Piala Dunia 2026 dalam sebuah demonstrasi di depan Balai Kota Los Angeles pada Rabu (10/6).

Mereka menilai pemerintah Iran memanfaatkan keikutsertaan tim nasional untuk memperbaiki citra di tengah tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Para demonstran menilai kehadiran Iran di Piala Dunia dapat menutupi situasi yang sebenarnya terjadi di negara tersebut.

"Kehadiran mereka memberi kesan semuanya baik-baik saja, padahal yang terjadi adalah penderitaan dan eksekusi," kata Ryan Salami, warga Amerika kelahiran keluarga Iran, seperti dilaporkan Reuters.

Baca Juga: Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan, Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Mantan Pemain Timnas Iran Ikut Bersuara

Aksi tersebut juga dihadiri sejumlah mantan pemain Timnas Iran. Salah satunya Asghar Adibi, eks pemain tim nasional era 1970-an.

Adibi menuding tim nasional Iran berada di bawah pengaruh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Menurutnya, FIFA tidak seharusnya memberikan panggung kepada pihak yang dituduh terlibat dalam tindakan represif terhadap masyarakat.

"Ini adalah tim para ayatollah," ujar Adibi. Ia juga menilai tidak seharusnya organisasi yang "membunuh dan menyiksa rakyat" memiliki tim yang mewakili sebuah negara di panggung internasional.

Para demonstran turut memajang foto-foto atlet Iran yang disebut meninggal setelah berhadapan dengan pemerintah sebagai bentuk penghormatan sekaligus protes.

Baca Juga: Ranking FIFA Peserta Piala Dunia 2026: Argentina Nomor 1, Selandia Baru Terendah

FIFA Belum Beri Respons

Meski para demonstran memiliki pandangan berbeda mengenai para pemain Timnas Iran, mereka sepakat mendesak FIFA mengambil tindakan terhadap Iran.

Dalam aksi itu, sejumlah demonstran juga menyatakan kemungkinan akan membawa bendera Iran era sebelum Revolusi 1979 ke stadion saat Iran bertanding di Piala Dunia 2026 sebagai bentuk protes terhadap pemerintah di Teheran.

Meski sama-sama menolak keikutsertaan Iran, peserta aksi memiliki pandangan berbeda terhadap para pemain tim nasional.

Sebagian menganggap para pemain hanya atlet yang terpaksa mengikuti aturan pemerintah. Namun, ada pula yang menilai skuad Iran saat ini berisi orang-orang yang loyal kepada rezim.

Baca Juga: Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini: Laga Opening Meksiko vs Afrika Selatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru