Liverpool Dilirik Investor India, Ditawar Rp32 Triliun untuk 30% Saham

Rabu, 22 Juli 2026 | 13:27 WIB
Liverpool Dilirik Investor India, Ditawar Rp32 Triliun untuk 30% Saham

ILUSTRASI. Stadion Anfield, Liverpool (Pool via REUTERS/PAUL ELLIS)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Di tengah ramainya bursa transfer pemain musim panas, Liverpool justru menarik perhatian setelah menerima tawaran bernilai 1,35 miliar pound sterling atau sekitar Rp32,37 triliun untuk 30% saham klub.

Tawaran tersebut datang dari konsorsium yang dipimpin pengusaha Inggris keturunan India Amit Bhatia, dengan dukungan finansial dari mertuanya, miliarder baja asal India Lakshmi Mittal.

Hingga kini, pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG), masih melakukan negosiasi dan belum mengambil keputusan akhir.

Menurut laporan The Guardian, pembicaraan antara kedua belah pihak telah berlangsung sekitar tiga bulan.

FSG juga mengonfirmasi kepada Financial Times bahwa pihaknya memang sedang berdiskusi dengan konsorsium tersebut terkait kemungkinan penjualan saham minoritas.

"Konsorsium investasi yang dipimpin dan dikelola Amit Bhatia telah menyatakan minat untuk melakukan investasi strategis dalam bentuk kepemilikan saham minoritas di Liverpool Football Club," demikian pernyataan FSG.

Baca Juga: 10 Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Ikut Tersalip

Valuasi Liverpool Tembus Rp107 Triliun

Apabila transaksi terealisasi, Liverpool akan memiliki valuasi sekitar 4,5 miliar pound sterling atau sekitar Rp107,91 triliun.

Nilai tersebut menempatkan Liverpool sejajar dengan klub-klub elite Premier League yang dalam beberapa tahun terakhir juga mencatat valuasi sangat tinggi.

Sebagai perbandingan, Chelsea diakuisisi konsorsium Todd Boehly dan Clearlake Capital dengan valuasi sekitar 4,25 miliar pound sterling.

Sementara itu, pembelian 25% saham Manchester United oleh Sir Jim Ratcliffe pada 2024 membuat klub tersebut bernilai sekitar 4,3 miliar pound sterling.

Baca Juga: Ballon d'Or Harus Juara Piala Dunia? Ini Fakta dan Rekor Sejak 1995

Siapa Investor yang Menawar Liverpool?

Sosok di balik penawaran tersebut adalah Amit Bhatia, seorang pengusaha yang sudah lama berkecimpung di dunia sepak bola Inggris.

Ia mulai berinvestasi di Queens Park Rangers (QPR) pada 2007 dan selama hampir dua dekade menjabat sebagai direktur klub tersebut.

Demi menunjukkan keseriusannya dalam proses investasi di Liverpool, Bhatia mengundurkan diri dari jabatan direktur QPR pada Selasa (21/7) setelah 19 tahun mengabdi.

Kekuatan utama konsorsium ini berasal dari dukungan Lakshmi Mittal, salah satu tokoh paling berpengaruh di industri baja global.

Keluarga Mittal diperkirakan memiliki kekayaan sekitar 23 miliar pound sterling atau sekitar Rp551,54 triliun. Besarnya nilai kekayaan tersebut dinilai lebih dari cukup untuk mendanai akuisisi sebagian saham Liverpool.

Baca Juga: 15 Rekor Baru di Piala Dunia 2026: Messi, Mbappe, hingga Rodri Cetak Sejarah

FSG Berpotensi Raup Keuntungan Besar

Fenway Sports Group mengambil alih Liverpool pada 2010 dengan nilai sekitar 300 juta pound sterling atau sekitar Rp7,19 triliun.

Jika penjualan 30 persen saham senilai 1,35 miliar pound sterling berhasil disepakati, FSG berpotensi memperoleh keuntungan investasi yang sangat besar, meski diperkirakan tetap mempertahankan status sebagai pemegang saham mayoritas klub.

Sebelumnya, FSG juga beberapa kali dikabarkan membuka peluang masuknya investor baru melalui penjualan saham minoritas. 

Namun, upaya tersebut belum pernah menghasilkan kesepakatan hingga munculnya tawaran dari konsorsium Amit Bhatia.

Baca Juga: 10 Transfer Termahal Liga Inggris: Morgan Rogers Salip Caicedo dan Rice

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru