Bedah Kekuatan PSG di Final Liga Champions 2026 vs Arsenal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 05:50 WIB
Bedah Kekuatan PSG di Final Liga Champions 2026 vs Arsenal

ILUSTRASI. Luis Enrique saat konferensi pers di Pusat Pelatihan Paris Saint-Germain di Poissy, Prancis, (REUTERS/Stephanie Lecocq)


Sumber: UEFA  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Paris Saint-Germain (PSG) datang ke Puskas Arena, Budapest, sebagai juara bertahan Liga Champions Eropa (UCL). Arsenal akan jadi tantangan terakhir menuju sejumlah sejarah baru yang akan terbentuk.

Tim asuhan Luis Enrique kembali menunjukkan dominasi di fase gugur meski sempat tampil tidak konsisten pada fase liga.

Klub asal Prancis itu kini memburu sejarah sebagai tim kedua yang mampu mempertahankan trofi Liga Champions pada era modern setelah Real Madrid yang pernah melakukannya pada 2016 hingga 2018.

Baca Juga: Kisah Sukses Para Juara Liga Champions dari Premier League, Bisakah Arsenal Menyusul?

Perjalanan PSG ke Final Liga Champions 2026

PSG mengakhiri fase liga di posisi ke-11 dengan catatan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Mereka mencetak 21 gol serta kebobolan 11 kali.

Perjalanan PSG menuju final tidak mudah. Mereka harus melewati babak play-off fase gugur sebelum akhirnya tampil sangat dominan.

Berikut perjalanan PSG di Liga Champions 2025/2026:

  • Fase liga: peringkat 11
  • Play-off fase gugur: menang agregat 5-4 atas Monaco
  • Babak 16 besar: menang agregat 8-2 atas Chelsea
  • Perempat final: menang agregat 4-0 atas Liverpool
  • Semifinal: menang agregat 6-5 atas Bayern Munchen.

Baca Juga: Update Cedera PSG Jelang Final Liga Champions: Dembele dan Hakimi Masih Dipantau

Alasan PSG Difavoritkan Juara

Keberhasilan menjuarai Liga Champions musim lalu jelas membuat mental PSG jauh lebih matang. 

PSG tampil sebagai tim yang lebih lengkap dibanding beberapa musim sebelumnya. Mereka tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi juga kolektivitas permainan.

Skuad Luis Enrique dikenal agresif saat menyerang, cepat dalam transisi, dan sangat aktif melakukan pressing. Kombinasi teknik, kecepatan, serta intensitas permainan menjadi kekuatan utama PSG musim ini.

Baca Juga: Daftar Cedera Arsenal Jelang Final Liga Champions: Raya Siap Main, Ben White Menepi

Taktik PSG di Bawah Luis Enrique

PSG milik Enrique menjadi tim yang bisa bergerak menyerang dengan efisien dari bawah.

Di lini belakang, Marquinhos dan Willian Pacho menjadi fondasi pertahanan. Kehadiran keduanya membuat Achraf Hakimi dan Nuno Mendes bebas membantu serangan dari sisi sayap.

Dalam skema permainan PSG, Hakimi dan Mendes bahkan kerap bergerak layaknya winger tambahan.

Lini tengah PSG juga sangat solid berkat duet Vitinha dan Joao Neves. Keduanya berperan penting dalam menjaga tempo permainan sekaligus mendukung distribusi bola ke lini depan.

Sementara di sektor serang, PSG memiliki banyak pemain cepat dan kreatif seperti Bradley Barcola, Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia.

Baca Juga: Daftar Pelatih dengan 3 Gelar UCL, Luis Enrique Bisa Jadi Anggota Baru

Ousmane Dembele Jadi Pemain Kunci

Ousmane Dembele kembali menjadi sosok penting bagi PSG musim ini. Meski sempat diganggu cedera, pemain asal Prancis itu tetap tampil produktif.

Dembele aktif berkontribusi lewat gol, sekaligus menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Ia juga dikenal sebagai pemain yang mampu tampil menentukan di laga besar.

Selain Dembele, Khvicha Kvaratskhelia menjadi pemain PSG dengan poin tertinggi di Fantasy Football UEFA musim ini, yakni 117 poin.

Baca Juga: 10 Pelatih dengan Rasio Poin Terbaik di UCL: Arteta Ungguli Guardiola dan Zidane

PSG Kejar Rekor Baru di Liga Champions

Jika mampu mengalahkan Arsenal di final, PSG akan menjadi klub kedua yang berhasil mempertahankan gelar Liga Champions pada era Liga Champions modern.

Catatan itu sebelumnya hanya mampu dilakukan oleh Real Madrid saat menjuarai kompetisi ini tiga musim beruntun pada 2016, 2017, dan 2018.

Dengan kualitas skuad, pengalaman, serta performa impresif sepanjang fase gugur, PSG memiliki modal besar untuk kembali mengangkat trofi paling bergengsi di Eropa.

Baca Juga: Crystal Palace Juara Conference League, Inggris Resmi Kirim 9 Klub ke Eropa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru