KONTAN.CO.ID - Real Madrid akhirnya buka suara terkait insiden internal yang melibatkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni jelang El Clasico.
Sebelumnya, ruang ganti Los Blancos dikabarkan memanas setelah Valverde dan Tchouameni terlibat pertengkaran saat sesi latihan.
Situasi itu bahkan memunculkan rumor adanya baku hantam antarpemain.
Namun, Valverde langsung memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @fedevalverde, dan membantah adanya aksi saling pukul.
Baca Juga: Mbappe Top Skor Liga Champions Meski Madrid Gugur, Siapa Bisa Mengejarnya?
Valverde Bantah Dipukul Tchouameni
Dalam unggahannya, Valverde mengakui memang terjadi ketegangan dengan Tchouameni di tempat latihan Real Madrid. Akan tetapi, ia menegaskan insiden tersebut tidak sampai berujung baku hantam.
Menurut gelandang asal Uruguay itu, emosi para pemain sedang memuncak akibat situasi sulit yang dialami Real Madrid sepanjang musim ini.
“Tidak ada rekan setim yang memukul saya, dan saya juga tidak memukul siapa pun,” tulis Valverde.
Valverde menjelaskan luka di bagian kepalanya terjadi setelah dirinya tanpa sengaja membentur meja ketika perdebatan berlangsung.
Ia juga mengaku menyesali insiden tersebut karena dianggap mencoreng citra tim di tengah tekanan besar yang sedang dihadapi klub.
Valverde juga meminta maaf kepada suporter dan klub karena situasi tersebut menjadi konsumsi publik.
Menurutnya, tekanan akibat kegagalan Real Madrid bersaing di berbagai kompetisi membuat suasana ruang ganti menjadi emosional.
Baca Juga: 10 Pelatih dengan Rasio Poin Terbaik di UCL: Arteta Ungguli Guardiola dan Zidane
Real Madrid Ikut Rilis Klarifikasi
Tak lama setelah pernyataan Valverde muncul, Real Madrid ikut mengeluarkan klarifikasi resmi melalui website klub pada Kamis malam, 7 Mei 2026 waktu setempat.
Dalam pengumuman tersebut, Madrid memastikan Valverde mengalami trauma kranioensefalik atau cedera traumatis di bagian kepala.
Pihak klub menyebut kondisi Valverde stabil dan kini menjalani masa pemulihan sesuai prosedur medis.
Valverde kini diprediksi harus menepi selama 10-14 hari dan akan melewatkan laga El Clasico kontra Barcelona pada Minggu (10/5/2026) waktu setempat.
Real Madrid Buka Proses Disipliner
Meski membantah adanya baku hantam, Real Madrid tetap mengambil langkah internal atas insiden tersebut.
Dalam pernyataan terpisah, Real Madrid mengonfirmasi telah membuka proses disipliner terhadap Valverde dan Tchouameni.
Klub menyatakan keputusan akhir akan diumumkan setelah seluruh proses investigasi internal selesai dilakukan.
Baca Juga: PSG Incar Sejarah Baru di Final Liga Champions 2026, Bisa Samai Rekor Real Madrid
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News