Kronologi Skandal Mata-mata Southampton di Championship, EFL Jatuhkan Hukuman Berat

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:53 WIB
Kronologi Skandal Mata-mata Southampton di Championship, EFL Jatuhkan Hukuman Berat

ILUSTRASI. Bola musim dingin Premier League (Action Images via REUTERS/ANDREW BOYERS)


Sumber: Sporting News  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Klub divisi Championship Inggris, Southampton, terseret skandal besar usai ketahuan memata-matai sesi latihan lawan jelang pertandingan penting musim 2025/2026.

Kasus yang dijuluki “spygate” itu langsung menjadi sorotan sepak bola Inggris setelah English Football League (EFL) menjatuhkan hukuman berat kepada Southampton.

Southampton diketahui mengintai latihan Middlesbrough sebelum semifinal playoff Championship berlangsung.

Kecurigaan muncul setelah Middlesbrough menemukan sosok mencurigakan dalam foto sesi latihan di pusat latihan Rockcliffe. Klub kemudian melaporkan temuan tersebut kepada EFL.

Investigasi berkembang setelah EFL menerima informasi tambahan dari sejumlah klub lain dan whistleblower internal Southampton.

Hasil penyelidikan menemukan dugaan praktik mata-mata dilakukan lebih dari satu kali sepanjang musim.

Dalam sidang disiplin, Southampton akhirnya mengakui beberapa kasus pengamatan latihan lawan, termasuk jelang laga melawan Oxford United dan Ipswich Town.

EFL menilai tindakan itu melanggar aturan kompetisi yang melarang klub mengamati sesi latihan lawan dalam 72 jam sebelum pertandingan.

Baca Juga: Skuad Brasil Piala Dunia 2026: Siapa Saja yang Tidak Dilirik Carlo Ancelotti?

Sosok Mata-mata Southampton

Mengutip laporan Sporting News, sosok yang diduga menjalankan aksi pengintaian adalah William Salt, intern yang bekerja di staf pelatih Southampton.

Salt disebut terlihat berada dekat pusat latihan Middlesbrough sebelum semifinal playoff digelar.

Laporan lain menyebut pelatih Southampton, Tonda Eckert, mengakui dirinya memerintahkan aktivitas tersebut.

Kasus ini semakin ramai setelah muncul kabar bahwa aksi mata-mata tersebut sudah menjadi “rahasia umum” di internal klub.

Baca Juga: Chelsea Tunjuk Xabi Alonso sebagai Manager, Apa Bedanya dengan Head Coach?

Southampton Dijatuhi Hukuman Berat

Akibat kasus tersebut, Southampton resmi dicoret dari final playoff Championship melawan Hull City.

Posisi mereka digantikan Middlesbrough, sementara Southampton juga mendapat pengurangan empat poin untuk musim depan.

Hukuman ini jauh lebih berat dibanding kasus serupa yang pernah menimpa Leeds United pada 2019.

Saat itu, Leeds hanya dikenai denda setelah ketahuan memata-matai latihan Derby County.

Southampton kini dikabarkan tengah mempertimbangkan banding atas keputusan EFL tersebut.

Baca Juga: Daftar 8 Kandidat Pemain Terbaik Liga Inggris Musim 2025/26, Siapa Paling Layak?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru