Karakin bisa dijajal mulai hari ini, map terbaru di PUBG Mobile

Rabu, 07 April 2021 | 20:10 WIB   Penulis: Arif Budianto
Karakin bisa dijajal mulai hari ini, map terbaru di PUBG Mobile

KONTAN.CO.ID - Coba map Karakin di PUBG Mobile sekarang! Map Karakin kini resmi mendarat di PUBG Mobile, menawarkan pengalaman battle royale yang lebih seru hingga beberapa senjata baru.

Setelah merayakan ulang tahun yang ke-3, PUBG Mobile bakal kedatangan map atau peta terbaru. Sebentar lagi player PUBG Mobile bisa menjajal map dengan latar Afrika bernama Karakin.

Seperti yang diumumkan lewat akun resmi Facebook PUBG Mobile, map bernama Karakin mendarat 7 April 2021 atau hari ini.

Tentang map Karakin PUBG Mobile

Map Karakin PUBG Mobie resmi sudah bisa dimainkan

Baca Juga: Cara mengikuti Pre-Alpha Test Garena Undawn Indonesia, pendaftaran ditutup 7 April

Berbicara tentang Karakin, map ini lebih dulu rilis di PUBG versi konsol dan PC.

Tidak jauh berbeda dengan Miramar yang berlatar padang pasir, Karakin juga memiliki lingkungan yang serupa. Anda bakal melewati daratan yang penuh dengan padang pasir serta rumah ala Timur Tengah.

Mirip dengan Vikendi, Sanhok, maupun Livik, map Karakin memiliki luas yang cukup minimalis. Di PUBG versi PC/konsol, map Karakin memiliki ukuran seluas 2x2 km.  

Oleh karena itu, jumlah pemain yang bisa bergabung dalam map ini juga dikurangi. Tidak 100 orang, map Karakin hanya mampu memuat 64 player saja dalam setiap pertandingan.

Terlepas dari semua itu, map Karakin memiliki keunikan dari map PUBG yang lainnya. Bikin pengalaman main PUBG makin seru, Anda bisa menghancurkan bangunan di map Karakin.

Anda juga bisa menjajal senjata RPG untuk menghabisi musuh yang ada di depan kalian. Seru bukan?

Jadi, Anda harus berpikir sekali lagi untuk menemukan lokasi yang tepat untuk berlindung. Bisa jadi lawan Anda sudah menyiapkan amunisi yang begitu banyak untuk menghancurkan bangunan yang menjadi tempat Anda berlindung.

Baca Juga: Bertema zombie, Garena boyong Undawn game open world survival shooter ke Indonesia

Editor: Arif Budianto
Terbaru