KONTAN.CO.ID - Duel Galatasaray vs Barcelona menjadi salah satu duel besar pada pekan kedua Liga Champions yang berlangsung pada Rabu (14/10) pukul 02.00 WIB.
Galatasaray sedang berusaha memutus catatan buruk melawan klub-klub Spanyol. Di kubu lawan, Barcelona datang dengan catatan produktivitas gol tinggi di kompetisi Eropa.
Galatasaray membutuhkan hasil positif setelah kalah 1-3 dari Sporting CP pada laga pembuka, sedangkan Barcelona memulai kiprahnya dengan kemenangan 5-1 atas Feyenoord.
Baca Juga: Jose Mourinho Hindari Sanksi Jelang El Clasico, Tak Mau Bicara soal Wasit
Rekor Buruk Galatasaray di Hadapan Tim Spanyol
Catatan Galatasaray melawan tim asal Spanyol belum meyakinkan.
Mengutip statistik resmi UEFA, Galatasaray hanya meraih satu kemenangan dalam 22 pertandingan terakhir melawan wakil Spanyol, dengan enam hasil imbang dan 15 kekalahan.
Kemenangan itu terjadi saat Galatasaray mengalahkan Real Madrid dengan skor 3-2 di kandang pada perempat final Liga Champions, April 2013.
Sejak pertandingan tersebut, mereka belum pernah menang dalam sembilan pertemuan berikutnya dengan klub-klub Spanyol.
Barcelona memiliki catatan pertemuan yang lebih baik. Dalam pertemuan terakhir kedua tim di babak 16 besar Liga Europa pada Maret 2022, Barcelona menang 2-1 di markas Galatasaray setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada leg pertama.
Baca Juga: Ranking FIFA Negara ASEAN Terbaru: Thailand Teratas, Indonesia Cetak Sejarah
Produktivitas Gol Barcelona Jadi Ancaman
Barcelona memiliki catatan pertandingan dengan banyak gol di Liga Champions.
Dalam 31 pertandingan terakhir mereka di kompetisi tersebut, tercipta total 141 gol atau rata-rata 4,55 gol per pertandingan.
Sayangnya, Barcelona tidak mampu mencatatkan clean sheet dalam 16 pertandingan terakhirnya di Liga Champions.
Statistik tersebut membuka peluang bagi Galatasaray untuk menciptakan ancaman.
Lamine Yamal menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Pemain muda asal Spanyol itu telah mencetak 12 gol di Liga Champions saat masih berusia remaja.
Jumlah tersebut hanya terpaut satu gol dari rekor Kylian Mbappe sebagai pemain remaja dengan gol terbanyak dalam sejarah kompetisi.
Baca Juga: Daftar Lengkap Trofi Lionel Messi, dari Barcelona hingga Timnas Argentina
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News