FIFA kecawa soal keputusan penghentian laga Brasil vs Argentina

Selasa, 07 September 2021 | 08:03 WIB Sumber: BBC
FIFA kecawa soal keputusan penghentian laga Brasil vs Argentina

ILUSTRASI. FIFA kecawa soal keputusan penghentian laga Brasil vs Argentina. REUTERS/Arnd Wiegmann/File Photo


KONTAN.CO.ID - NYON. FIFA menyesalkan insiden penangguhan Brasil vs Argentina. Hal ini membuat kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Brasil vs Argentina menghentikan "jutaan penggemar" untuk menikmati laga.

Pertandingan Brasil vs Argentina pada hari Senin dibatalkan oleh otoritas setempat, setelah kick-off 5 menit.

Otoritas kesehatan Brasil keberatan dengan partisipasi empan pemain Albiceleste karena melanggar aturan karantina.

Mengutip dari BBCFIFA mengatakan telah menerima laporan pertama dari ofisial pertandingan. Selanjutnya, kasus Brasil vs Argentina akan dianalisis oleh badan disiplin yang kompeten.

Baca Juga: Laga Brasil vs Argentina berhenti, 4 pemain Albiceleste dituduh langgar karantina

Timnas Selecao pasca penundaan Brasil vs Argentina di kualifIkasi Piala Dunia 2022

Hingga kini belum ada jadwal untuk pengaturan ulang laga Brasil vs Argentinta yang ditetapkan.

Otoritas kesehatan Brasil mengatakan empat pemain Argentina yang berbasis di Liga Inggris harus dikarantina.

Pemain Argentina dalam klub Liga Inggris itu yakni Emiliano Buendia dan Emiliano Martinez dari Aston Villa. Selain itu ada Giovani lo Celso dan Cristian Romero dari Tottenham.

Pada laga Brasil vs Argentina, nama Martinez, Lo Celso dan Romero memulai laga di Sao Paulo.

Baca Juga: Jadwal kualifikasi Piala Dunia 2022 Brasil vs Argentina: Albiceleste waspadai Selecao

Asosiasi Sepak Bola Argentina mengatakan pada hari Senin bahwa keempat pemain itu kembali ke klub.

Tetapi karena aturan karantina, keempat pemain Argentina akan melewatkan pertandingan Liga Inggris akhir pekan ini.

"FIFA menyesali adegan penundaan pertandingan antara Brasil vs Argentina yang mencegah jutaan penggemar menikmati antara dua negara sepakbola paling penting di dunia," dalam laman resmi FIFA.

Selain itu, FIFA masih berencana membuat keputusan dalam keberlanjutan laga Brasil vs Argentina.

"Laporan resmi laga pertama telah dikirim ke FIFA. Informasi ini akan dianalisis oleh badan disiplin yang kompeten dan keputusan akan diambil pada waktunya." tulis dalam pernyataan tersebut.

Baca Juga: Hasil Final Copa America 2021: Libas Brasil 1-0, Argentina raih gelar ke-15

 

Pada hari Senin, polisi federal mengatakan telah membuka penyelidikan resmi laga Brasil vs Argentina.

Aturan karantina Brasil menyatakan pengunjung dari Inggris dalam 14 hari harus dikarantina pada saat kedatangan.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa penyelidikan telah dimulai atas kemungkinan kejahatan memberikan informasi palsu," kata seorang juru bicara polisi Brasil.

"Kemarin, para pemain diberitahu bahwa harus meninggalkan negara ini yang merupakan prosedur reguler, dan pernyataan dari telah diambil setelah Brasil vs Argentina." imbuh juru bicara tersebut.

Baca Juga: Tekuk Brasil 1-0, Argentina boyong Copa America 2021

FIFA ingin kecualikan karantina pemain

Presiden FIFA Gianni Infantino bicara soal Brasil vs Argentina

Di sisi lain, presiden FIFA Gianni Infantino mendesak Eropa untuk membantu Amerika Selatan menyelesaikan backlog kualifikasi Piala Dunia.

Itu terjadi setelah Pemerintah Inggris mengabaikan permintaan Infantino memberikan pengecualian karantina pesepakbola. Sehingga para pemain seperti laga Brasil vs Argentina dapat memenuhi komitmen.

"FIFA memiliki situasi yang sulit di Inggris. Pemain harus kembali bermain untuk negara," kata Gianni Infantino.

Baca Juga: Lionel Messi teken kontrak dengan PSG, ada klausul istimewa soal Timnas Argentina

Infantino ingin adanya keterbukaan kepada para pemain sepak bola menuju Piala Dunia 2022.

“FIFA harus memberikan harapan kepada negara-negara yang hanya melihat pemain terbaik saat bermain untuk tim nasional. Kami harus melindungi Piala Dunia," jelas Infantino.

Kini Gianni Infantino hanya mengupayakan adanya perbaikan jadwal laga kualifikasi Piala Dunia.

“Bila September belum ideal, mari kita cari kompromi yang tepat untuk Oktober dan November dan tahun depan." tandas Gianni Infentino dalam video konfrensi pers.

Selanjutnya: Laporan FIFA ungkap siapa klub paling boros selama satu dekade terakhir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Bimo Kresnomurti

Terbaru