KONTAN.CO.ID - Liga Primer Inggris (English Premier League/EPL) akan mempublikasikan putusan lengkap Key Match Incidents (KMI) Panel terkait keputusan wasit dan Video Assistant Referee (VAR) kepada publik mulai musim ini.
Selama ini, KMI Panel yang telah bekerja sejak musim 2022-23 hanya memberikan hasil evaluasinya kepada klub dan perangkat pertandingan. Namun, keputusan lengkap panel kerap bocor melalui klub.
EPL menilai publikasi putusan tersebut akan meningkatkan transparansi dalam evaluasi keputusan wasit dan VAR.
Mengutip BBC Sport, EPL juga akan mempublikasikan kutipan langsung dari wasit dan VAR melalui akun Match Centre di X, situs resmi, serta aplikasi EPL.
Kutipan tersebut dapat menjelaskan alasan wasit memberikan keputusan atau alasan VAR tidak melakukan intervensi.
Sebelumnya, publik hanya mendapatkan ringkasan umum mengenai sebuah insiden, bukan penjelasan langsung mengenai pertimbangan perangkat pertandingan.
Baca Juga: Aturan Baru Liga Inggris 2026/27: Ini Perubahan yang Wajib Diketahui
RefCam dengan Audio Wasit
EPL juga memperluas penggunaan RefCam. Untuk pertama kalinya, rekaman tersebut akan dilengkapi audio percakapan antara wasit dan pemain.
RefCam tidak akan ditayangkan secara langsung dan tidak mencakup percakapan antara wasit dan VAR. Penggunaannya direncanakan satu atau dua kali dalam setiap pekan pertandingan.
EPL dan Pro Ref juga terus berdiskusi dengan International Football Association Board (IFAB) untuk membuka lebih banyak komunikasi VAR kepada publik.
Saat ini, IFAB masih belum mengizinkan siaran langsung percakapan VAR.
Baca Juga: Daftar Lengkap Pemilik Klub Liga Primer Inggris Musim 2026/27
Cara Kerja KMI Panel
KMI Panel beranggotakan lima orang, yakni tiga mantan pemain atau pelatih, serta masing-masing satu perwakilan EPL dan badan wasit Pro Ref.
Panel bertemu setiap pekan untuk mengevaluasi keputusan penting, mulai dari gol, penalti hingga kartu merah. Mereka menilai keputusan berdasarkan hukum permainan dan standar yang diterapkan EPL terhadap wasit.
Panel terlebih dahulu menilai keputusan wasit di lapangan, kemudian keputusan VAR.
Karena VAR memiliki ambang intervensi lebih tinggi, yakni "clear and obvious", sebuah keputusan bisa dinilai salah dari sisi wasit tetapi benar karena VAR tidak melakukan intervensi.
KMI Panel juga menilai insiden yang tidak dapat ditinjau VAR, seperti kartu kuning kedua yang terlewat. Keputusan akhir ditentukan melalui mayoritas sederhana dari lima anggota panel.
Baca Juga: Daftar Pendapatan 20 Klub Liga Inggris Musim 2025-26, Arsenal Tertinggi
25 Kesalahan VAR Musim Lalu
Menurut data yang dirangkum BBC Sport, KMI Panel menemukan 25 kesalahan VAR pada musim lalu, meningkat dari 18 kesalahan pada musim 2024-25.
Meski naik, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dua musim pertama. Tercatat 31 kesalahan VAR pada musim 2023-24 dan 38 pada musim 2022-23.
Hasil evaluasi juga disertai komentar anggota panel mengenai alasan di balik keputusan mereka. Penilaian tersebut turut digunakan sebagai dasar pembayaran berbasis performa kepada wasit pada akhir musim.
Baca Juga: Jadwal FIFA Matchday 2026: September dan Oktober Digabung, Ini Tanggal Lengkapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News