KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyatakan dirinya tidak mempersoalkan apakah Iran akan tampil dalam Piala Dunia 2026 yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Dalam wawancara dengan Politico pada Selasa (3/3) waktu setempat, Trump menyampaikan sikapnya dengan nada tegas.
“Saya benar-benar tidak peduli. Saya pikir Iran adalah negara yang kalah telak. Mereka sudah kehabisan tenaga,” ujarnya, seperti dikutip Reuters.
Pernyataan tersebut langsung memantik perhatian karena muncul di tengah memanasnya konflik regional dan meningkatnya spekulasi soal nasib tim nasional Iran di turnamen sepak bola terbesar dunia itu.
Baca Juga: FIFA Jual Tiket Playoff Piala Dunia 2026 di Meksiko Hanya Rp 191 Ribuan
Trump Tegaskan Sikap
Komentar Trump datang ketika Iran menjadi satu-satunya negara yang tidak hadir dalam pertemuan perencanaan Piala Dunia yang digelar oleh FIFA pekan ini di Atlanta.
Ketidakhadiran Iran memunculkan pertanyaan apakah tim tersebut akan benar-benar bertanding di wilayah Amerika Serikat musim panas ini.
Di sisi lain, Ketua Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran, Mehdi Taj, menyatakan bahwa kerasnya serangan pasukan Amerika Serikat dan Israel tidak menjadi pertanda baik bagi penyelenggaraan Piala Dunia yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Sikap Trump yang menyatakan tidak peduli terhadap partisipasi Iran mempertegas bahwa isu geopolitik membayangi Piala Dunia 2026.
Konflik internasional dan kebijakan keamanan Amerika Serikat berpotensi memengaruhi dinamika keikutsertaan sejumlah negara.
Dengan jadwal turnamen yang semakin dekat, pernyataan Trump menambah bumbu kontroversi baru dalam persiapan Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Indonesia Tuan Rumah FIFA Series 2026: Cek Jadwal Timnas & Debut John Herdman
Iran Sudah Lolos, Jadwal Laga di AS
Terlepas dari dinamika politik, Iran telah memastikan tempat di Piala Dunia untuk keempat kalinya secara beruntun setelah memuncaki Grup A pada putaran ketiga kualifikasi zona Asia tahun lalu.
Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Tiga laga fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, dua di Los Angeles dan satu di Seattle. Bahkan, terdapat kemungkinan Amerika Serikat dan Iran saling berhadapan pada laga gugur 3 Juli di Dallas apabila keduanya finis sebagai runner-up grup masing-masing.
Baca Juga: FIFA Galang Dana US$75 Juta untuk Proyek Sepak Bola di Gaza
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News