KONTAN.CO.ID - Belanda, Jepang, Swedia, dan Tunisia telah menyelesaikan persaingan pekan pertama di Grup F Piala Dunia 2026.
Swedia memimpin klasemen sementara usai meraih kemenangan telak, sementara Jepang dan Belanda masih berada dalam posisi terbuka setelah berbagi poin pada laga perdana.
Dengan format baru Piala Dunia 2026 yang meloloskan dua tim teratas grup serta delapan peringkat ketiga terbaik, peluang lolos masih terbuka lebar bagi keempat tim.
Namun, hasil pertandingan kedua akan sangat menentukan arah persaingan menuju babak 32 besar.
Baca Juga: Skenario Grup J Piala Dunia 2026: Ini Syarat Argentina Lolos ke 32 Besar
Klasemen Grup F Piala Dunia 2026
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Swedia | 1 | 1 | 0 | 0 | 5 | 1 | +4 | 3 |
| 2 | Jepang | 1 | 0 | 1 | 0 | 2 | 2 | 0 | 1 |
| 3 | Belanda | 1 | 0 | 1 | 0 | 2 | 2 | 0 | 1 |
| 4 | Tunisia | 1 | 0 | 0 | 1 | 1 | 5 | -4 | 0 |
Swedia untuk sementara berada di posisi teratas setelah mengalahkan Tunisia 5-1. Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin setelah bermain imbang 2-2, sedangkan Tunisia menjadi juru kunci.
Jadwal Matchday 2 Grup F Piala Dunia 2026
| Hari, Tanggal | Pertandingan | Kick-off |
|---|---|---|
| Minggu, 21 Juni 2026 | Belanda vs Swedia | 00.00 WIB |
| Minggu, 21 Juni 2026 | Tunisia vs Jepang | 11.00 WIB |
Baca Juga: Daftar Populasi 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026 dari Terkecil hingga Terbesar
Skenario Lolos ke Babak 32 Besar
Setiap tim memainkan tiga pertandingan pada fase grup. Dua tim teratas klasemen akhir Grup F akan lolos otomatis ke babak 32 besar.
Sementara itu, tim yang finish di posisi ketiga masih berpeluang melaju apabila masuk dalam delapan peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup.
- Skenario Lolos Swedia
Swedia berada dalam posisi paling menguntungkan setelah meraih tiga poin pada laga pertama.
Tim asuhan Graham Potter dapat memastikan finish minimal di posisi dua besar apabila mampu mengalahkan Belanda pada matchday kedua dan Jepang gagal menang atas Tunisia.
Jika skenario tersebut terjadi, Swedia akan mengoleksi enam poin dan tidak mungkin lagi tergeser dari dua besar klasemen.
- Skenario Belanda
Belanda saat ini mengoleksi satu poin setelah bermain imbang melawan Jepang.
Kemenangan atas Swedia akan membawa De Oranje naik ke posisi yang sangat kuat menjelang laga terakhir grup.
Sebaliknya, kekalahan membuat peluang mereka semakin rumit dan berpotensi harus bergantung pada pertandingan terakhir untuk merebut tiket lolos.
- Skenario Jepang
Situasi Jepang hampir identik dengan Belanda. Samurai Biru mengumpulkan satu poin dari pertandingan pertama dan memiliki peluang besar untuk naik ke posisi dua besar jika mampu mengalahkan Tunisia.
Apabila Jepang menang dan Belanda kalah dari Swedia, Jepang berpeluang naik ke peringkat kedua klasemen sementara.
- Skenario Tunisia
Meski berada di dasar klasemen, Tunisia belum bisa dipastikan tersingkir setelah matchday kedua.
Namun, jika Tunisia kalah dari Jepang dan Swedia minimal meraih hasil imbang melawan Belanda, maka Tunisia tidak lagi memiliki peluang finish di dua besar Grup F.
Dalam kondisi tersebut, wakil Afrika Utara itu hanya bisa berharap menjadi salah satu peringkat ketiga terbaik untuk lolos ke fase gugur.
Baca Juga: Beda Nasib dengan Messi, Ronaldo Belum Cetak Gol di 10 Pertandingan Turnamen Besar
Kriteria Penentuan Peringkat Jika Poin Sama
Apabila dua atau lebih tim mengakhiri fase grup dengan jumlah poin yang sama, FIFA akan menggunakan urutan penentuan berikut:
- Hasil pertemuan langsung (head-to-head)
- Selisih gol dalam laga head-to-head
- Jumlah gol dalam laga head-to-head
- Selisih gol keseluruhan fase grup
- Jumlah gol keseluruhan fase grup
- Catatan fair play
- Peringkat FIFA terbaru
- Cara Menentukan Peringkat Ketiga Terbaik
Sebanyak delapan tim peringkat ketiga terbaik dari 12 grup akan lolos ke babak 32 besar.
Penentuannya dilakukan berdasarkan:
- Jumlah poin
- Selisih gol
- Jumlah gol
- Catatan fair play
- Peringkat FIFA
Berdasarkan aturan tersebut, setiap gol yang dicetak maupun kebobolan dapat menjadi faktor penting dalam perebutan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Baca Juga: 5 Klub yang Berpotensi Rekrut Marcus Rashford dari Manchester United
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News