Mengenal Si Kuping Besar, Tropi Champions yang Diperebutkan Real Madrid Vs Liverpool

Sabtu, 28 Mei 2022 | 08:14 WIB Sumber: Kompas.com
Mengenal Si Kuping Besar, Tropi Champions yang Diperebutkan Real Madrid Vs Liverpool

ILUSTRASI. Tropi Piala Champions


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. UEFA Champions League atau Liga Champions memiliki sejumlah fakta menarik. Salah satunya adalah sejarah pembuatan trofi Liga Champions.

Musim ini, trofi Liga Champions akan diperebutkan oleh Liverpool dan Real Madrid.

Duel final UCL 2022 Liverpool vs Real Madrid ini bakal digelar di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB.

Sejarah Pembuatan Trofi Liga Champions

Sebelum dikenal dengan "Si Kuping Besar" trofi Piala/Liga Champions dulu bentuknya lebih kecil.

Namun setelah 1967, barulah trofi "Si Kuping Besar" dibuat untuk menggantikan desain pertama.

Dilansir dari laman resmi UEFA, trofi Liga Champions terbaru dirancang oleh Juerg Stadelman pada tahun 1968.

Juerg Stadelman ditunjuk Sekretaris Jenderal UEFA kala itu, Hans Bangerter, untuk merancang trofi Piala/Liga Champions yang agak berbeda dari desain trofi pertama.

Trofi pun dirancang dan dibuat Stadelmann di Berne, Swiss (dekat kantor pusat UEFA).

Baca Juga: Main Dini Hari Nanti, Duel Real Madrid Vs Liverpool di Laga Final Champions

Pembuatan trofi baru tersebut menelan biaya 10.000 swiss franc.

Dengan biaya tersebut jadilah sebuah trofi setinggi 73,5 cm dan berat 7,5 kg.

Bentuk pegangan dari trofi itu membuatnya mendapat julukan "Si Kuping Besar" dalam berbagai bahasa, seperti Prancis dengan nama la Coupe aux grandes oreilles dan dalam sebutan Spanyol menjadi La Orejona.

Di balik pembuatan trofi "Si Kuping Besar", ada fakta menarik yang terselip.

Fakta menarik tersebut adalah proses pembuatannya yang membutuhkan waktu 340 jam atau sekitar dua minggu.

"Pembuatan harus selesai sebelum 28 Maret karena saya akan menikah dan berlibur 10 hari ke Los Angeles bersama istri," kata Stadelmann.

"Saya melakukan pekerjaan dengan maksimal sebelum diselesaikan oleh pemahat, Fred Baenningeer. Semua selesai tepat waktu dan saya senang," ucap dia lagi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sejarah Pembuatan Trofi Liga Champions

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru