Alcaraz Ukir Sejarah, Petenis Termuda Menangkan 4 Grand Slam

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:49 WIB
Alcaraz Ukir Sejarah, Petenis Termuda Menangkan 4 Grand Slam

ILUSTRASI. Carlos Alcaraz (Dok./REUTERS)


Sumber: Sportico  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Carlos Alcaraz resmi menjadi pemain termuda dalam sejarah tenis yang meraih Career Grand Slam.

Di usia 22 tahun, petenis Spanyol itu memastikan pencapaian bersejarah tersebut setelah menjuarai Australian Open 2026 pada 1 Februari lalu.

Di partai final, Alcaraz menaklukkan Novak Djokovic dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, 7-5. Catatan itu sukses membuat Alcaraz mengunci gelar Australian Open pertamanya dan gelar Grand Slam ketujuh sepanjang karier.

Kemenangan atas legenda tenis tersebut membuat Alcaraz melengkapi koleksi empat turnamen major, yakni Australian Open, French Open, Wimbledon, dan US Open.

Baca Juga: Daftar 10 Atlet Bergaji Tertinggi 2025, Ronaldo Jauh di Puncak

Alcaraz Cetak Rekor Usia Baru

Carlos Alcaraz menjadi pemain ke-10 dalam sejarah tenis putra yang berhasil menyapu bersih empat Grand Slam.

Bukan cuma itu, ia juga tercatat sebagai pemain keenam di era Open, menyusul Rod Laver, Andre Agassi, Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic.

Mengutip Sportico, rekor petenis termuda peraih Career Grand Slam sebelumnya adalah milik Rafael Nadal, yang masih berusia 24 tahun saat menjuarai US Open 2010.

Setelah menjuarai Australian Open, Alcaraz mengakui bahwa menjuarai turnamen ini jauh lebih berarti dibandingkan memenangkan tiga Grand Slam lain dalam satu musim.

Baca Juga: 5 Tim Formula 1 Terkaya di Tahun 2025: Ferrari Masih Memimpin

Hadiah Jutaan Dolar dan Lonjakan Pendapatan Menanti

 

Carlos Alcaraz

 

Kemenangan di Melbourne jelas akan membawa dampak besar secara finansial.

 

Alcaraz menerima hadiah uang sebesar US$ 2,8 juta (sekitar Rp 46,9 miliar), naik 19% dibandingkan edisi sebelumnya.

Tambahan tersebut membuat total pendapatan hadiah karier Alcaraz mencapai US$ 62,8 juta (sekitar Rp 1,05 triliun), yang kini menjadi tertinggi kelima sepanjang sejarah ATP.

Dengan jumlah itu, ia diperkirakan akan melampaui Andy Murray untuk posisi keempat dalam waktu dekat.

Sementara itu, Novak Djokovic harus mengubur ambisinya untuk meraih gelar Grand Slam ke-25, yang akan menjadikannya pemegang rekor terbanyak sepanjang sejarah tenis, baik putra maupun putri.

Djokovic, yang kini berusia 38 tahun, sebelumnya memiliki rekor sempurna 10 kemenangan dari 10 final Australian Open.

Sebagai runner-up, Djokovic mengantongi US$ 1,4 juta (sekitar Rp 23,4 miliar), sehingga total pendapatan hadiah on-court-nya kini mencapai US$ 192,7 juta (sekitar Rp3,23 triliun).

Jika digabungkan dengan pemasukan di luar lapangan, Djokovic termasuk 40 atlet dengan bayaran tertinggi sepanjang masa.

Baca Juga: 7 Atlet Padel Terbaik di Dunia: Juan Lebron, Arturo Coello, Ariana Sanchez

Selanjutnya: Dolar Bertahan Menguat Selasa (3/2), Didukung Data Ekonomi dan Ekspektasi The Fed

Menarik Dibaca: BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem Berlanjut, Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru