8 Aturan Baru Piala Dunia 2026, Protes Wasit Kini Bisa Kartu Merah

Senin, 01 Juni 2026 | 10:01 WIB
8 Aturan Baru Piala Dunia 2026, Protes Wasit Kini Bisa Kartu Merah

ILUSTRASI. Piala Dunia FIFA 2026 (IMAGN IMAGES melalui Reuters Connect/Kirby Lee)


Sumber: FIFA.com,Reuters  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - FIFA akan membawa serangkaian aturan baru yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan pada ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

International Football Association Board (IFAB) selaku pembuat aturan sepak bola dunia telah menyetujui sejumlah revisi Laws of the Game yang akan berlaku mulai musim 2026-2027.

Menurut Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, perubahan ini dirancang untuk membuat pertandingan lebih cepat, lebih adil, dan mengurangi berbagai kontroversi yang kerap muncul di lapangan.

Apa saja aturan baru FIFA tersebut? Berikut adalah pembahasan singkatnya.

Baca Juga: Messi Masuk Timnas Argentina, Peluang Pecahkan Rekor Piala Dunia 64 Tahun Kian Besar

1. Menutupi Mulut Saat Konfrontasi Bisa Berujung Kartu Merah

Mulai Piala Dunia 2026, pemain yang menutupi mulut dengan tangan, lengan, atau jersey saat terlibat konfrontasi berisiko mendapat kartu merah.

Aturan ini ditujukan untuk mencegah ucapan diskriminatif atau penghinaan yang sulit terdeteksi. Namun, percakapan biasa yang tidak bersifat konfrontatif tidak akan dikenai sanksi.

2. Pemain yang Protes dengan Meninggalkan Lapangan Bisa Kartu Merah

Pemain yang sengaja meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes dapat langsung diganjar kartu merah.

Aturan yang sama berlaku bagi ofisial yang menghasut pemain untuk melakukan aksi tersebut. Jika sebuah tim menyebabkan pertandingan dihentikan atau ditinggalkan, tim tersebut juga bisa dinyatakan kalah.

Baca Juga: Daftar Stadion Piala Dunia 2026: Venue Final hingga Stadion Terbesar

3. Aturan 5 Detik Lemparan ke Dalam dan Tendangan Gawang

Wasit akan melakukan hitung mundur visual selama lima detik sebelum lemparan ke dalam dan tendangan gawang dilakukan.

Jika lemparan ke dalam belum dilakukan setelah hitungan berakhir, bola diberikan kepada lawan. Sementara jika tendangan gawang belum dieksekusi, lawan akan mendapat tendangan sudut.

4. Aturan 10 Detik untuk Pergantian Pemain

Pemain yang diganti wajib meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik dan harus keluar melalui titik terdekat.

Jika melewati batas waktu tersebut tanpa alasan yang dibenarkan, pemain pengganti tidak bisa langsung masuk dan harus menunggu penghentian permainan berikutnya.

Baca Juga: Skuad Portugal Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Masih Jadi Andalan

5. Aturan 1 Menit untuk Pemain yang Mendapat Perawatan

Pemain lapangan yang mendapat perawatan medis di lapangan harus keluar selama satu menit setelah pertandingan dilanjutkan.

Pengecualian berlaku untuk cedera kiper, benturan serius, cedera kepala, serta beberapa situasi khusus lainnya.

6. VAR Punya Wewenang Lebih Luas

VAR kini dapat membantu mengoreksi lebih banyak keputusan wasit, termasuk kesalahan identitas pemain yang menerima kartu dan keputusan tendangan sudut yang keliru.

VAR juga dapat meninjau pelanggaran yang terjadi sebelum bola kembali dimainkan dalam situasi bola mati.

Baca Juga: Berapa Hadiah Juara Piala Dunia 2026? Ini Detail Resmi dari FIFA

7. Jeda Minum 3 Menit Setiap Babak

Setiap pertandingan akan memiliki jeda hidrasi selama tiga menit di masing-masing babak.

Jeda ini umumnya dilakukan sekitar pertengahan babak, meski wasit dapat menyesuaikan waktunya sesuai kondisi pertandingan.

8. Larangan Timeout Saat Kiper Mendapat Perawatan

Ketika penjaga gawang mendapat perawatan di lapangan, pemain dari kedua tim tidak boleh keluar lapangan untuk berkumpul dengan pelatih.

Aturan ini dibuat untuk mencegah tim memanfaatkan momen tersebut sebagai timeout tidak resmi guna menerima instruksi taktis tambahan.

Baca Juga: Kapan Piala Dunia 2026 Dimulai? Ini Jadwal Laga Pembuka dan Partai Final

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait


Terbaru